Rabu, 19 September 2012

ULAMA AKHIRAT DAN ULAMA DUNIA

ULAMA artinya orang yang berpengetahuan, atau orang yang berilmu. Jadi kata "ULAMA" adalah jama' dari mufrod atau kata tunggal 'AALIM artinya orang yang berilmu. Kata 'AALIM adalah isim fa'il dari kata kerja (fi'il) 'ALIMA yang artinya "ia telah mengerti" atau "ia telah mengetahui"
Di Indonesia kata Ulama atau Alim Ulama dimaksudkan adalah seseorang yang sangat ahli tentang pengertahuan agama Islam. Seseorang yang sudah diberi label ULAMA pasti sudah dianggap seorang yang sangat ahli tentang Ilmu Tauhid, Ilmu Fiqih, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ilmu Kalam, dan semua cabang-cabang ilmu yang berkaitan dengan agama Islam.
Dan yang disebut ULAMA adalah seseorang, yang sangat pantas untuk diteladani dari semua sikap dan akhlaqnya. Ulama, seseorang yang memandang hidup di dunia ini hanya tempat persinggahan saja, mereka meletakan dunia ini hanya didalam genggaman tangannya, Ulama, menutup hatinya untuk keindahan dan kelezatan dunia. Ulama, hanya memenuhi hati dan fikirannya dengan Akhirat. Karena Ulama adalah pewaris nabi. Sabda Rasdulullah;

"Ulama adalah pewaris nabi" (H.R. Ibnu Najjar, dari Anas ra)

Tugas Ulama, adalah menyampaikan ajaran yang dibawah oleh nabi Muhammad SAW untuk ummatnya. Dan tugas ulama itu sangat berat, taruhannya adalah KEMATIAN. Pengetahuan yang dimiliki seorang Ulama bukan hanya dibidang agama Islam saja, tapi seharusnya meliputi semua bidang ilmu pengetahuan. Bukankah banyak ilmu pengetahuan yang ditemukan oleh para Ulama! Seperti ilmu kedokteran ditemukan oleh Ibnu Sina, dan Al Biruni, termasuk ilmu fisikajuga ditemukan oleh Al Biruni.

Jabir bin Hayyan (Geber) pada ilmu kimia;
Al-Khawarizmi (Algorism) pada ilmu matematika;
Al-Kindi (filsafat);
Al-Bitruji (astronomi);
Abu Ali Al- Hasan bin Haythami pada bidang teknik dan optik;
Ibnu Rusyd (Averroes) pada bidang filsafat;
Ibnu Khaldun (sejarah, sosiologi).
Mereka ini telah meletakkan dasar pada berbagai bidang ilmu pengetahuan.dan ada lagi Ulama yang menjadi pelopor ilmu pengetahuan mereka adalah;
• Al-Razi (guru Ibnu Sina), berkarya dibidang kimia dan kedokteran, menghasilkan 224 judul buku, 140 buku tentang pengobatan, diterjemahkan ke dalam Bahasa Latin. Bukunya yang paling masyhur adalah Al-Hawi Fi ‘Ilm At Tadawi (30 jilid, berisi tentang jenis-jenis penyakit dan upaya penyembuhannya). Buku- bukunya menjadi bahan rujukan serta panduan dokter di seluruh Eropa hingga abad 17. Al-Razi adalah tokoh pertama yang membedakan antara penyakit cacar dengan measles. Dia juga orang pertama yang menyusun buku mengenai kedokteran anak. Sesudahnya, ilmu kedokteraan berada di tangan Ibnu Sina;
• Al-Battani (Al-Batenius), seorang astronom. Hasil perhitungannya tentang bumi mengelilingi pusat tata surya dalam waktu 365 hari, 5 jam, 46 menit, 24 detik, mendekati akurat.
Buku yang paling terkenal adalah Kitab Al Zij dalam bahasa latin: De Scienta Stellerum u De Numeris Stellerumet Motibus, dimana terjemahan tertua dari karyanya masih ada di Vatikan;
• Al Ya’qubi, seorang ahli geografi, sejarawan dan pengembara. Buku tertua dalam sejarah ilmu geografi berjudul Al Buldan (891), yang diterbitkan kembali oleh Belanda dengan judul Ibn Waddih qui dicitur al- Ya’qubi historiae;
• Al Buzjani (Abul Wafa). Ia mengembangkan beberapa teori penting di bidang matematika (geometri dan trigonometri).

Kemudian, kata Rasulullah, Ulama itu ada yang suka memfitnah, ada yang membelah kepentingan penguasa, ada yang pendusta, dan ada juga Ulama yang cinta dunia.

"Celakalah bagi ummatku, karena perbuatan Ulama Su'

Perbuatan Ulama, bila itu sesat dan menyesatkan maka bisa membuat umat menjadi celaka akibatnya. Karena Ulama dipandang pemuka agama. Sabda Rasulullah :

"Sejelek-jelek yang paling jelek ialah Ulama yang jelek, sebaik-baik dari yaqng paling baik ialah Ulama yang baik."

Tipe Ulama Sekarang

Tapi, sekarang kita sering menyaksikan Ulama terpisah menjadi dua kubuh yang saling bertolak belakang. mereka adalah;

Ulama yang disenangi oleh ummat hanya karena dia selalu menyampaikan pesan-pesan dengan gaya dan dialek yang lucu, sehingga banyak yang bisa dibuat tertawa. Padahal yang di sampaikan oleh Ulama tersebut belum tentu benar, bahkan yang disampaikan jauh dari tuntunan syar'i. Untuk ilmu pengetahuan dan wawasan ke Islaman si Ulama tadi belum pantas untuk disebut "ULAMA"
Coba kita lihat dilayar TV, si ulama ataupun si Ustadzah, tidak sungkan-sungkan berbicara dengan lawan jenisnya, berhadap-hadapan dan dekat sekali, ini menandakan bahwa mereka tidak memahami bahwa perbuatan mereka itu "IKHTILAT" dan diharamkan oleh Islam.

Ada juga Ulama yang senang bernyanyi-nyanyi. bahkan berjoget. Ulama seperti ini merasa bahwa dia mempunyai super talenta. Sampai-sampai ulama seperti ini bergabung dengan grup musik, bahkan membuat grup musik sendiri. akhirnya rekaman dan menjual kaset hasil dia bernyanyi. Adakah Rasulullah pernah mengajarkan Ulama itu harus bisa menyanyi?. Apakah dia tidak tau kalau musik dan nyanyian itu haram.
Kita bukan orang yang beragama kristen yang memuji Tuhannya dengan bernyanyi...!

Ada juga Ulama yang dikontrak oleh sebuah perusahaan untuk dijadikan sales untuk mempromosikan produk dagangan sebuah perusahaan obat, perusahaan minuman, perusahaan pakaian, perusahaan helm, perusahaan telpon seluler dan voucer isi ulang, yang tidak ada kaitannya dengan tugasnya sebagai Ulama yang menjadi pewaris nabi. 

Kalau sudah bicara iklan berarti kita bicara bohong...! apakah kita berani menjamin seratus persen iklan yang kita promosikan itu benar? Kalau tidak bisa menjamin benar seratus persen kenapa Ulama tersebut membohongi ummat dengan iklan yang menampilkan dirinya. Kenapa si Ulama mau membela kepentingan pengusaha. Dan apakah si Ulama tau si pengusaha yang produknya dia iklankan itu muslim atau orang kafir?
atas nama umat atau atas nama agama si Ulama main iklan, atau atas kepentingan pribadi yang menyangkut periuk nasi...?

Tipe Ulama seperti yang kita bicarakan diatas, sudah pasti taat dan mengikuti aturan tuannya yang memberi dia pekerjaan dan uang. Memang didalam kehidupan didunia ini Ulama seperti ini pasti cepat hidup penuh kemewahan.Tapi hanya didunia ini saja dia bisa menikmati semua kesenangan duniawi. silahkan saja.

Ada Ulama yang bicara hidup sederhana, banyak-banyak sedekah dan berinfak, dan bicara tentang mencontoh kehidupan nabi Muhammad SAW. Tapi justru Ulama yang bicara tadi hidup bermewah-mewah, mobil mewah, rumah mewah, harta kekayaan yang melimpah. Bahkan hobby konvoi dengan Ulama lainnya memakai motor besar yang mewah. Inikah hidup sederhana yang diajarkan oleh Rasulullah. Inikah hidup mewah yang mau dibuat contoh untuk ummat Islam yang taraf kehidupannya miskin.

Ada juga Ulama yang ribut-ribut di TV hanya soal urusan kawin cerai dan perempuan...! Ulama seperti ini kalau sudah terdesak soal kawin cerai, maka dalil yang dipakai "ikut sunah nabi" Sunah nabi hanya dijadikan tempat berlindung dan kesenangan dunia. 

Semoga kita dujauhkan dari Ulama seperti diatas. Dan yang pasti mereka belum pantas disebut Ulama ataupun Ustadz. Karena, hidup mereka hanya dipenuhi urusan dunia saja. soal harta, soal tahta, dan soal wanita...!

Tapi disela-sela hiruk pikuk manusia tentang Ulama-Ulama yang kita sebutkan diatas, ada beberapa Ulama yang sampai hari ini dan sampai wafatnya tetap berpegang teguh kepada amanah Rasulullah. Seperti Ulama yang kita kenal dengan buku-bukunya dan kitab tafsirnya "AL AZHAR" siapa lagi kalau bukan Buya HAMKA, bahkan kitab tafsirnya itu beliau tulis ketika beliau dipenjarakan oleh rezim Soekarno. Sampai hari ini orang tetap mengenang Buya HAMKA sebagai ulama yang berpendirian teguh, dan sangat zuhud dan wara'.

Muhammad Natsir, pendiri Dewan Dakwah Islam Indonesia. Beliau dikenal bukan hanya di Indonesia, tapi diseluruh dunia. kita semua sudah pasti tau tentang pribadi beliau yang sangat sederhana. Pernah pada saat M. Natsir menjadi perdana menteri, terlihat baju yang dipakai oleh beliau sudah tambalan, yang membuat bawahannya urunan untuk membelikan beliau baju yang baru. Juga ketika, beliau berangkat kekantornya dengan mengendarai sepeda ontel, akhirnya pemerintah memberikan sebuah mobil untuk beliau sebagai perdana menteri. Pada masa jabatan beliau habis, mobil yang diberikan oleh pemerintah untuk beliau di kembalikan lagi ke pemerintah, dengan tenangnya beliau pulang mengendarai sepeda ontel miliknya yang beliau simpan digudang dikantornya.

Satu contoh lagi, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir. Beliau sudah sangat tua, sudah seharusnya istirahat dirumah bermain dengan anak dan cucunya, tapi beliau ini justru istirahat didalam penjara, bahkan sudah beberapa kali keluar masuk penjara. Semua cobaan yang dituduhkan kepada beliau sebagai TERORIS beliau hadapi dengan sabar. Tuduhan sebagai gembong teroris tidak terbukti dan tidak dapat dibuktikan tapi sampai hari ini beliau tetap saja keluar masuk penjara dengan tuduhan yang itu- itu juga "teroris".
Hanya karena pada jaman pak harto, Ustadz Abu tidak mau menerima azas tunggal Pancasila, akhirnya sampai hari ini beliau menjadi target. Kita juga tau siapa dalang dibalik "Panggung Sandiwara" ini. Semoga Ustadz Abu Bakar Ba'asyir selalu sabar dan tabah menghadapi cobaan ini.

Ulama seperti Buya Hamka, M. Natsir, Ustadz Abu Bakar Ba'asyir masih banyak, mereka manusia-manusia yang meletakan dunia ditangannya, dan mengisi hati dan fikiran dengan cinta kepada akhirat, dan rindu untuk berjumpah dengan Allah pencipta alam semesta ini.


Semoga tulisan ini bermanfaat bagi pembaca. lebih kurang saya yang sangat dhaif ini mohon maaf atas semua kesalahan dan kekhilafan. (oleh: eros)










0 komentar:

Poskan Komentar

Ternyata bukan orang Islam pelaku WTC 11 Sept 2001

TIM FAKTA (Forum Anti Gerakan Pemurtadan)

TIM FAKTA adalah organisasi yang bergerak dalam mengantisipasi pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen terhadap orang-orang Islam. Kristenisasi bukan rahasia lagi, karena Kristenisasi merupakan kegiatan yang diperintahkan oleh alkitab dan gereja kepada umatnya untuk memurtadkan umat Islam agar masuk kedalam agama Kristen, dan ini terjadi diseluruh dunia Islam, khususnya di Indonesia. TIM FAKTA, sudah banyak menyelamatkan orang-orang Islam yang dimurtadkan kemudian sadar dan kembali ke ajaran Islam lagi setelah melalui dialog, diskusi, atau dengan cara rukyah apabila yang dimurtadkan lewat sihir. Memang tantangan bagi TIM FAKTA tidak ringan, sangat berat! tapi ini merupakan tugas kita bersama untuk menyelamatkan saudara-saudara kita seiman dari pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen. Selain itu, TIM FAKTA juga konsen dengan gerakan serupa yang tujuannya untuk mendangkalkan aqidah umat Islam seperti yang dilakukan oleh Jaringan Islam Libral, dan faham-faham sesat lainnya. Semoga Allah selalu meridho'i jalan yang kami tempuh untuk menegakan kalimah yang benar/hak yaitu "TIDAK ADA TUHAN KECUALI ALLAH"

(Tulisan TIM FAKTA bisa dibaca di majalah Islam "Sabili" artikel "Bimbingan Tauhid")
TIM FAKTA Melayani Diskusi, Dialog dan Konsultasi Agama. Kontak Pengasuh: 0818844393, 081314416666, 08165425227, 08179970066, 08158338083, 081383384433, email: timfakta@yahoo.com - timfakta@gmail.com. Dompet Anti Pemurtadan: Bank Muamalat no. rek.305.1959.422 an. FAKTA. dan Bank BCA no. rek. 1661.804.888 an. Abud Syihabuddin

SALURKAN INFAQ ANDA

INFAQ PEDULI AL AQSHA (Palestina)
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang SLIPI
No. Rek. 311.01856.22 an. Nurdin QQ. KISPA

INFAQ "KISPA PEDULI NEGERI"
Khusus Membantu Korban Bencana DI INDONESIA
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cab. Fatmawati
No. Rek. 911.05871.99 an. Andi Syafuddin QQ KISPA.

INFAQ OPERASIONAL RELAWAN KEMANUSIAAN KISPA
Khusus untuk Pengiriman Bantuan Rakyat Palestina
Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Kas Cililitan
no. 116 70246 96 an. Muhendri

"INFAQ DUNIA ISLAM" KISPA
Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanah Abang
No. Rek. 2640024043 an. Dasrial

AGAMA YANG DITERIMA ALLAH HANYA ISLAM

QS.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA DARINYA, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi . QS.3 Ali Imran:19. Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH ISLAM. QS.3 Ali Imran:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam . QS.2 Baqarah:132 ..."Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam ".
Design by Blogger Islamic Template