Minggu, 27 Juli 2014

PALESTINA DIBANTAI ISRAEL, PEMIMPIN ISLAM DIAM DIMANA MEREKA?

anak-anak korban kebiadaban Israel

Ketika dimana saja umat Islam dibantai PBB terutama Amerika diam tidak bertindak apapun, coba kalau satu saja asalkan bukan umat Islam yang dianiaya apalagi dibantai PBB dan Amerika dulu-duluan berkoar-koar. Saat ini rakyat Palestina dibantai oleh Israel seperti biasanya PBB dan Amerika pura-pura jadi banci kesiangan. Ironisnya, pemimpin negara Islampun ikut-ikutan jadi banci, jauh-jauh mau menolong bersuarapun tidak bahkan perbatasan tempat menyusupkan bantuan berupa pangan dan obat-obatan untuk rakyat Palestina ditutup oleh penguasa yang mengaku Muslim. Apakah pemimpin negara Islam tidak tersentuh hati mereka melihat korban yang berjatuhan akibat pembantaian yang dilakukan oleh Israel yang kebanyakan anak-anak dan wanita. Beginilah kalau pemimpin Islam jadi budak Amerika.

Membunuh anak-anak saat sedang bermain, bukti lain yang membuka kedok "Israel"


Membunuh anak-anak saat sedang bermain, bukti lain yang 
membuka kedok "Israel"

Kekejaman negara penjajah Yahudi yang menyebut dirinya “Israel” tak perlu diragukan lagi. “Israel’ tak pernah bosan menumpahkan darah Muslim Palestina di Jalur Gaza sejak berhasil mendudukinya. Tidak menargetkan warga sipil melainkan anggota kelompok jihad Hamas, Brigade Al-Qassam, begitulah dalih “Israel” dalam setiap agresinya ke Gaza.

Apapun dalih “Israel” fakta tak bisa terbantahkan. Pada Rabu (16/7/2014) empat anak Muslim Palestina meninggal dunia oleh serangan udara tentara “Israel” di pantai Gaza saat sedang bermain bola. Puluhan wartawan internasional menyaksikan tragedi keji tersebut, sebagaimana dilansir Russia Today (RT).

“Ini adalah tindak kejahatan yang pengecut,” ujar Ashraf Al-Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza.

Anak-anak yang menjadi korban kebiadaban “Israel” di pantai Gaza diketahui bernama Ahed Atef Bakr dan Zakaria Ahed Bakr, keduanya berumur 10 tahun, Mohammed Ramez Bakr berumur 11 tahun, dan Ismael Mohammed Bakr yang baru berusia 9 tahun. Mereka semua memiliki hubungan kekerabatan, sementara satu anak lainnya menderita luka dan ia berada di rumah sakit dalam kondisi kritis.



anak-anak tak berdosa korban kebiadaban Israel


“Anak-anak itu sedang bermain sepakbola di pantai,” kata Abu Hassera, yang menyaksikan ledakan besar bersama dengan puluhan wartawan internasional di tempat terdekat, kepada Reuters.

“Ketika rudal pertama menghantam tanah, mereka berlarian tetapi rudal lainnya menghantam mereka semua. Itu terlihat seolah-olah rudal mengejar mereka.”

Ayah Zakaria, menceritakan bahwa ia mengetahui anaknya adalah salah satu korban serangan udara itu setelah melihat berita di media.

“Kami tinggal di pantai. Ada headline dalam berita bahwa empat anak mengalami luka… jadi kami pergi mencari anak-anak dan kami tidak menemukan mereka, jadi kami datang ke sini ke rumah sakit untuk mencari mereka dan kami menemukan mereka semua, termasuk puteraku…. ya Rabbi,” ujarnya sedih kepada NBC.

Meskipun fakta telah dipaparkan dan disaksikan oleh puluhan orang, yang mana menunjukkan bahwa serangan itu disengaja, tetap “Israel” membantah telah sengaja menargetkan anak-anak

Pasukan Pertahanan “Israel” (IDF) dengan tanpa rasa bersalah telah membantah menargetkan anak-anak yang berasal dari keluarga nelayan itu.

“Kami tidak menargetkan warga sipil, kami menargetkan para teroris Hamas,” kata Peter Lerner, perwakilan dari IDF, kepada RT.

“Saya telah melihat rekaman insiden ini, dan sungguh itu terlihat tragis, dan kami perlu meninjau keadaan ini.”

Dugaan awal mengatakan roket yang menghantam anak-anak tak berdosa itu berasal dari kapal perang, tetapi pejabat senior IDF telah mengkonfirmasi kepada koran “Israel” Haaretz bahwa rudal berasal dari pesawat-pesawaat “Israel”.

Sejauh ini jumlah korban tewas akibat serangan-serangan “Israel” sekitar 220 orang Palestina, menurut laporan layanan darurat Gaza. Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’uun.

(siraaj/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/18/membunuh-anak-anak-saat-sedang-bermain-bukti-lain-yang-membuka-kedok-israel.html#sthash.wMf3GwXV.dpuf


Penjajah Zionis Lakukan Perang terhadap Anak-anak

Sabtu, 26/07/2014 11:52:29 | Dibaca : 345
Anak-anak Palestina korban kebiadaban penjajah zionis

Gaza (SI Online) - Serangan penjajah zionis Sabtu (26/7/2014) pagi ini menewaskan empat anak Palestina. Korban tewas juga terdapat empat orang dewasa, sementara 10 orang lagi cedera di Jalur Gaza dalam serangan udara Israel. Demikian kata beberapa sumber medis.

''Semua delapan orang itu meninggal di rumah mereka di Khan Younis di bagian selatan Jalur Gaza, beberapa jam sebelum jeda kemanusiaan 12-jam berlaku,'' kata beberapa sumber medis kepada Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

 anak-anak menjadi target Israel

Penjajah zionis melakukan “perang terhadap anak-anak” di Gaza setelah diketahui bahwa lebih dari seperempat orang yang berusia di bawah 18 tahun gugur, “Telegraph” dalam situsnya pada Jumat (25/07/2014).

“Al Mezan Pusat Hak Asasi Manusia, sebuah organisasi HAM yang berbasis di Gaza yang bekerja dengan PBB, telah diverifikasi bahwa kematian anak-anak berjumlah 132 orang antara 7 Juli dan 21 Juli melalui petugas lapangan,” kata surat kabar Inggris.

 seandainya ini anak anda?

Ia menambahkan, “Dampak konflik terhadap anak-anak telah dibawa pulang sebagian oleh media sosial, yang telah dialirkan mengenai foto-foto menyedihkan dari anak-anak kecil, mayat yang dimutilasi di seluruh dunia. Satu insiden, di mana empat anak laki-laki gugur saat bermain sepak bola di pantai. Kejadian ini sangat mencolok, karena sebagian wartawan tengah bermain dengan mereka tak lama sebelumnya dan menyaksikan apa yang telah terjadi.”

Human Rights Watch mengatakan dalam sebuah pernyataan mengenai penyelidikan kasus di mana ada korban serupa tanpa tujuan yang jelas dari militer, mengatakan bahwa Israel memiliki kejahatan perang.

 anak-anak dibantai Israel, dimana umat Islam?

“Kegagalan tentara Israel terhadap serangan langsung pada sasaran militer melanggar hukum perang,” kata sebuah pernyataan. “Tentara Israel juga telah sengaja atau ceroboh menyerang orang-orang yang jelas-jelas warga sipil, seperti anak-anak muda, dan struktur sipil, termasuk rumah sakit. Hal ini merupakan pelanggaran yang menunjukkan kejahatan perang.”

Perkembangan korban serangan "Israel" di Gaza: 865 syahid dan 5700 cedera

Muhib Al-Majdi Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H / 26 Juli 2014 12:45
Perkembangan korban serangan "Israel" di Gaza: 
865 syahid dan 5700 cedera

GAZA(Arrahmah.com) – Serangan penjajah “Israel” ke Jalur Gaza terus berlanjut dan memasuki hari ke-18 berturut-turut pada hari Jum’at (25/7/2014), menyebabkan 76 warga Gaza gugur sebagai syuhada’. Dengan demikian sampai hari ke-18 serangan penjajah “Israel” telah membunuh 865 warga dan mencederai 5700 warga, mayoritas korban adalah penduduk sipil, Al-Jazeera melaporkan.

Wakil Menteri Kesehatan Palestina Yusuf Abu Raisy mengatakan tenaga medis Hamid Al-Bar’i syahid dan dua tenaga medis lainnya mengalami cedera setelah tembakan artileri “Israel” menghantam dan membakar mobil ambulance mereka. Mobil ambulance tersebut saat itu sedang mengangkut sejumlah korban di dekat Rumah Sakit Bait Hanoun.

Tujuh jenazah warga Palestina lainnya dieevakuasi dari desa Syujaiyah, salah satunya seorang anak kecil yang tertembak di bagian kepala oleh serangan sniper tentara “Israel”.

Sumber-sumber Palestina menyebutkan dua pemuda berumur 20an syahid oleh serangan pesawat tempur “Israel” terhadap kota Gaza. Tiga pemuda Gaza lainnya syahid oleh dua serangan pesawat tempur “Israel” terhadap kota Dier Balah, Gaza tengah.

Dari kota Khan Yunis, Gaza selatan, sumber-sumber medis Palestina melaporkan tujuh warga syahid, salah satunya seorang kakek berusia 60 tahun, dalam serangkaian serangan pesawat tempur “Israel” yang menargetkan rumah-rumah penduduk.

Seorang ayah dan anaknya yang berusia 12 tahun juga syahid di kota Rafah oleh serangan “Israel”. Dari kota yang sama seorang wanita dan dua orang anak kecil juga dilaporkan gugur oleh serangan pesawat tempur “Israel”.

Al-Jazeera juga melaporkan penanggung jawab media perang kelompok pejuang Hamas Shalah Abu Hasanain yang lebih kerap dipanggil Abu Ahmad, telah syahid bersama tiga orang anaknya saat pesawat tempur “Israel” membom rumahnya di kota Rafah.

Serangan biadab penjajah zionis “Israel” telah memaksa lebih dari 130 ribu penduduk muslim Gaza untuk mengungsi ke tenda-tenda pengungsian yang dikelola oleh lembaga UNRWA.

(muhib al majdi/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/26/perkembangan-korban-serangan-israel-di-gaza-865-syahid-dan-5700-cedera.html#sthash.grGpvq46.dpuf

Kesaksian seorang dokter Norwegia Mads Gilbert tentang kekejaman tentara "Israel" di Gaza

Ameera Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H / 26 Juli 2014 11:45 
Kesaksian seorang dokter Norwegia Mads Gilbert 
tentang kekejaman tentara "Israel" di Gaza

GAZA (Arrahmah.com) – “Israel” menggunakan berbagai senjata modern yang canggih terhadap penduduk sipil yang tidak bersenjata,” kata dokter Norwegia Mads Gilbert dalam sebuah wawancara telepon dengan The Electronic Intifada pada Selasa, (22/7/2014). 

“Ini adalah terorisme negara pada tingkat yang sangat canggih dan sangat tinggi,” tambahnya.

Berbicara melalui telepon dari rumah sakit al-Shifa di mana ia membantu mengobati pasien yang terluka, Gilbert menggambarkan kengerian yang telah ia saksikan di Gaza dalam beberapa hari terakhir saat tubuh korban Palestina yang sebagian besar perempuan dan anak-anak yang dibawa ke rumah sakit dalam keadaan tercabik-cabik oleh persenjataan “Israel” yang sengaja ditujukan kepada warga sipil.

“”Israel”, tampaknya melancarkan perang terhadap anak-anak.”

“Sementara itu, lebih dari 100.000 warga Palestina di Gaza yang mengungsi mengalami kelangkaan air bersih dan tidak ada listrik, jelas Gilbert. Gaza adalah bencana kemanusiaan buatan manusia.” tegas Gilbert.

“Israel” telah membom setidaknya 25 fasilitas perawatan kesehatan, membunuh dan melukai beberapa pekerja medis,” kata Gilbert.

Gilbert telah berulang kali memohon kepada PBB untuk turun tangan dan melindungi rumah sakit Palestina dari serangan “Israel” yang jelas-jelas melanggar hukum internasional.

“[Fasilitas medis] menjadi target dan di bom, pasien dan staf menjadi korban,” kata Gilbert.

“Apa yang akan terjadi jika pejuang Palestina membom sebuah rumah sakit “Israel” dan menewaskan lima pasien?” kata Gilbert. “Dunia pasti akan terbalik. Apakah Palestina merupakan kewarganegaraan kedua, atau ketiga atau keempat di dunia?” tegas Gilbert.

Kemarin jurnal kesehatan bergengsi The Lancet menerbitkan sebuah surat terbuka yang ditulis oleh Gilbert dan ditandatangani oleh beberapa dokter dan ilmuwan yang sangat mencela kejahatan “Israel” terhadap sektor kesehatan Gaza.

“”Israel” mengatakan bahwa mereka membom Gaza untuk menyingkirkan terowongan dan “teroris”,” kata Gilbert. “Saya tidak melihat terowongan dan “teroris” di rumah sakit Shifa. Saya hanya melihat orang-orang biasa seperti Anda dan saya.”

“Warga Palestina tetap menjaga semangatnya yang tinggi. Rumah sakit ini bekerja dan menerima pasien, beberapa kasus telah datang, yang terluka dirawat, yang meninggal dibawa ke kamar jenazah.”

“Para kerabat berkerumun di rumah sakit dan pada pembantaian di Shujaiya kami belum tahu berapa banyak warga Palestina yang tewas, tapi itu merupakan jumlah besar warga Palestina yang tewas pada malam pemboman sengit di Shujaiya, kota yang dihuni oleh sekitar 60.000 orang. Dan malam itu kami menerima 400 pasien dari tengah malam sampai pagi berikutnya. Kami menerima di antara mereka, saya pikir ada 47 orang yang tewas. Jadi tentu saja itu adalah malam yang sangat dramatis.”

“Di pagi hari, saat matahari terbit, warga Palestina yang kehilangan tenpat tinggal, atau mereka yang terjebak dalam pemboman itu, datang berkeliaran ke Shifa. Mereka datang dengan telanjang kaki, wajah pucat, terguncang dan hati hancur. Mereka telah kehilangan rumah mereka dan kehilangan anggota keluarga mereka. Dan mereka mencari perlindungan di taman Shifa. Dan tiba-tiba Shifa tidak hanya memiliki pasien dan keluarganya, tetapi juga memiliki sekelompok besar orang yang mengungsi.”

“Taman rumah sakit Shifa menjadi penuh sesak dengan ratusan warga Palestina yang tidak lagi memiliki tempat tinggal, yang telah melalui malam-malam seperti neraka. Saya berbicara dengan beberapa dari mereka, dan betapa memilukan mendengar cerita mereka tentang bagaimana mereka telah terperangkap di rumah-rumah mereka. Saya berbicara dengan beberapa keluarga yang bercerita tentang anggota keluarganya yang terluka yang tidak bisa dievakuasi oleh ambulan dan benar-benar berdarah sampai mati sebelum mereka bisa dievakuasi.”

“Malam itu adalah malam dan pagi yang sangat dramatis dan kami bekerja secara terus menerus. Seluruh staf rumah sakit Shifa yang luar biasa bekerja keras untuk mencoba mengatasi dan mengakomodasi semua ini. Mereka kelelahan, tetapi mereka tetap tegar dan mereka menunjukkan kinerja mereka meskipun kenyataanya mereka tidak mendapatkan gaji.”

“Hampir tidak ada air, sembilan puluh persen air bisa diminum. Pasokan air ke wilayah pemukiman sangat terbatas. Hampir tidak ada listrik. Gaza beroperasi dengan lampu dari tenaga generator dan baterai . Ketika Anda sedang duduk bekerja untuk beberapa laporan atau Anda sedang koneksi internet, tiba-tiba listrik mati dan akan ada delapan jam pemadaman.”

“Itulah sebabnya saya menulis surat terbuka. Saya berkata, Obama, jika Anda memiliki hati, datanglah untuk melihat kami. Menghabiskan satu malam di Shifa, saya akan mendandani Anda seperti petugas kebersihan dan saya yakin hal itu akan mengubah seluruh persepsi Anda tentang semua ini. Anda begitu terasing dengan kata-kata kosong “Saya menyesal sehingga begitu banyak korban sipil, bla bla,” bahwa Anda bahkan tidak memiliki empati yang dapat mempengaruhi keputusan politik Anda. Sebaliknya Anda bahkan memberikan bantuan baru sebanyak puluhan juta dolar untuk mesin perang “Israel” yang kejam ini. Ayo. Datanglah mengunjungi kami. Datanglah dan jelaskan kepada ibu-ibu dan ayah-ayah dari anak-anak Palestina ini. Datanglah dan jelaskan kepada Shumaiya mengapa ibunya harus dibunuh dan dua adiknya juga harus dibunuh.”

“”Israel” mengatakan bahwa mereka membom Gaza untuk menghancurkan terowongan dan “teroris”. Saya tidak melihat terowongan dan “teroris” di rumah sakit Shifa. Saya hanya melihat orang-orang biasa seperti Anda, saya dan anak-anak kami.”

” Saya telah kehabisan kata-kata untuk menjelaskan kepada para pemimpin Anda bahwa orang-orang Palestina terus-menerus menjadi korban pembunuhan kejam dari kekuatan besar, yang memiliki kekuatan besar yang lain di balik itu, yang tampaknya memiliki lingkaran empati di luar mereka sendiri. Pemerintah “Israel” sama sekali tidak memiliki hati manusia.”

“Selama malam pembantaian di Shujaiya, tanggal 20 Juli, kami memiliki 141 orang yang tewas dan 452 menderita luka-luka; 47 orang yang tewas ini dibawa ke Shifa. Kami melihat adegan yang sangat memilukan ketika anggota keluarga bertemu dengan anggota keluarga mereka yang sudah meninggal. Dan masih tidak ada yang tahu berapa banyak orang yang mati terperangkap di reruntuhan rumah yang dibom di Shujaiya.”

“Tadi malam mereka membom sebuah bangunan bertingkat tinggi. Ketika tentara “Israel” menembakkan roket yang pertama, dinding depan bangunan itu jatuh ke jalan. Dalam salah satu apartemen itu, di lantai kelima atau keenam, ada sebuah keluarga yang terdiri dari dua orang dewasa dan lima anak-anak yang berteriak-teriak untuk membebaskan diri. Dan kemudian datang roket kedua menghantam mereka, dan mereka semua tewas. Kami mendapatkan mereka telah hangus. Lima anak dan dua orang dewasa. Teroris, hmm? Terowongan? Hamas?”

“Mereka adalah manusia. Mereka adalah manusia. Mereka dilindungi oleh hukum internasional. Mereka dilindungi oleh deklarasi PBB untuk hak asasi manusia. Namun “Israel” terbebas dari semua itu, memiliki kekebalan hukum yang membuat Anda dan saya tampak tidak berdaya dalam domain kontrol “Israel”.

“Setiap kali saya berbicara dengan Anda, itu hanya memilukan dan mengerikan. Saya sangat berharap percakapan berikutnya kami miliki kisah yang tidak begitu gelap.” kata Rania Khalek, seorang jurnalis independen dari The Electronic Intifada.

“Bisakah saya hanya memberikan sisi terang? Sisi terangnya adalah ketahanan rakyat Palestina. Mereka bukanlah rakyat yang lemah. Mereka bukanlah rakyat pengemis. Mereka berdiri tegak. Mereka berdiri tegar!

“Cinta dan kekaguman saya yang besar untuk para staf dan relawan di Shifa. Dan tak lupa juga paramedis, atas segala pengorbanan dan risiko dalam setiap misi yang mereka lakukan di kota kematian dan kehancuran yang gelap ini dari serangan pasukan “Israel”. Kekaguman yang terdalam.”

“Para ahli bedah, perawat ruang operasi, mereka bekerja siang dan malam. Tidak ada dari mereka yang meninggal karena tidak ada yang mencoba untuk menyelamatkan mereka. Jika mereka meninggal, itu karena cederanya terlalu parah dan tubuh mereka tidak mampu bertahan, atau karena mereka terlambat datang kepada kami.” Tegas Gilbert.

Biadab, ini cara "bom Israel" sebar partisi elektronik
Adiba Hasan Selasa, 24 Ramadhan 1435 H / 22 Juli 2014 06:21
partisi elektronik ditemukan dari organ dalam 
bocah korban bom israel

GAZA (Arrahmah.com) - Partisi elektronik (sharpenell) ditemukan paramedis dari bagian dalam tubuh seorang gadis cilik (15) di Gaza, seperti dilansir Mohammed Qaddoura, pada laporan hariannya mengenai Gaza melalui akun Facebook resminya pada Senin (21/7/2014). Akibat penggunaan gas sarin, fosfor putih dan partisi elektronik, dapat dipastikan bahwa militer zionis telah melanggar undang-undang internasional mengenai kejahatan perang yang terdahulu disosialisasikan pada tahun 1899 dan 1907 pada Konvensi Den Haag.

paramedis memperlihatkan bukti kejahatan perang “israel”

Bagaimana “bom isian” (bombshell) bekerja

Sebuah bom pada dasarnya ada beberapa jenis casing atau shell yang berisi bahan peledak. Casing bisa apa saja dari sebuah artileri shell berdinding baja sampai botol kaca atau pipa timah panjang tersegel. Bahkan barang biasa seperti kaleng kopi atau mobil pun dapat dijadikan shell. Dalam hal ini, “Israel” menggunakan selongsong baja pabrikasi modern.

Dalam rancangan bombshell-nya, “Israel” mensetting cara kerjanya sebagai berikut. Setelah casing ditembus oleh kekuatan ledakan, itu akan memicu fragmen luar, setiap bagian dari shell berfungsi sebagai proyektil mematikan. Bahan peledak di dalam shell didiagnosa terbuat dari semua jenis bahan peledak tinggi, baik itu TNT atau Semtex.

Satu bom zionis durjana menyebabkan kerusakan dalam beberapa cara yang berbeda, tergantung pada titik di mana mereka membidik lokasi terdampak ledakan. Titik-titik yang berbeda termasuk gelombang ledakan, gelombang kejut, fragmentasi, panas dan angin ledakan, secara cermat mereka perhitungkan. Hal ini terdokumentasi dalam isnsiden pembunuhan bocah-bocah di pantai Gaza beberapa waktu lalu. Nampak zionis membidik terlebih dahulu dalam beberapa waktu, sebelum meluncurkan bom kepada bocah yang berlarian.

mekanisme ledak bom “sharpenell”

Ketika bom meledak, daerah sekitar ledakan terkondisikan bertekanan udara tinggi, sehingga partikel udara sangat padat, dapat menghantarkan partikel bom melebih kecepatan suara. Meski gelombang ini akan menghilang dalam beberapa waktu, namun sekali terpancar, jarak dari partikel bom ke objek ledak yang diciptakannya berkecepatan hitungan milidetik (s = v : t).

Gelombang ledakan awal menimbulkan paling banyak kerusakan. Ketika gelombang ledakan ini mencapai infrastruktur atau orang (objek ledak), dua hal ini akan terjadi. Pertama, objek tersebut akan terkena dampak primer kekuatan dari ledakan, berupa gelombang kejut.

Kemudian, setelah gelombang kejut menyerang permukaan objek atau badan, timbullah gelombang listrik berkecepatan tinggi, atau gelombang stress. Energi yang dihasilkan gelombang itu mendorong partikel bom untuk terus menembus bagian dalam tubuh korban atau objek. Partikel (isi) bom merobek masuk ke dalam organ dan jaringan. Oleh karena itu, tak heran partisi elektronik yang sengaja diisikan ke dalam shell “Israel” dapat bersarang di tubuh gadis Gaza yang tampak pada foto terliput Qaddoura.

partisi elektronik isi bom “Israel”

Gelombang stress membawa energi melalui media yang ditembusnya; energi pada partikel bom menjadi berkekuatan supersonik dan mengangkut lebih banyak energi daripada gelombang suara. Saat ini, tidak ada cara yang efektif untuk mencegah gelombang kejutan menembus pakaian pelindung, dan dalam beberapa kasus upaya perlindungan bahkan malah memperkuat efek destruktif, seperti ulasan yang pernah dijelaskan dalam buku 365 days karya Ronal Glasser, seorang dokter militer AS pada Perang Vietnam.

Berikutnya, ketika bom meledak, casing bom, serta setiap pecahan peluru tambahan, seperti paku, sekrup atau barang-barang lain yang dimasukkan ke dalam bom, termasuk partisi elektronik “Israel”, akan terlontar dengan keras ke luar, dengan arah menjauh dari ledakan. Ketika fragmen ini menghantam bangunan, beton, batu, kaca dan bahkan manusia, mereka mungkin terfragmentasi lebih jauh. Efek ledak ini dikenal sebagai fragmentasi sekunder.

Selain lontaran isi shell, api dan panas juga dicanangkan “Israel” sebagai hukuman bagi warga Gaza. Ledakan yang mereka ciptakan dapat mencetus bola api dalam suhu tinggi, yang akan menyebabkan luka bakar pada tubuh manusia atau bahkan menyebabkan kebakaran sekunder atau lepuhan. Ini bergantung pada apakah ada sumber-sumber bahan bakar lain atau bahan yang mudah terbakar terletak di dekat ledakan.

Saat terjadi “ledakan angin” di lokasi ledakan, efek vakum terjadi akibat gerakan ledakan yang cepat. Kondisi vakum inilah yang memberi efek hisap segala yang ada di sekitarnya. Ketika lokasi tertarget bom mencapai titik vakum udara, sesaat kemudian, semua objek di sekitar bom seolah tersedot akibat daya tarik yang diciptakan gelombang tadi. Kemudian objek berpentalan dengan daya dorong yang ditimbulkan tekanan udara yang membuncah. Terciptalah angin yang bertiup dengan intensitas tinggi yang menyebabkan benda-benda terfragmentasi, kaca dan puing-puing bahkan bisa ditarik kembali menuju sumber ledakan dan mencabik objek di sekitarnya.

Pun jika ada orang yang selamat dari partikel isi shell, gelombang kejutnya dapat mengakibatkan korban luka yang selamat mengalami disfungsi otak di kemudian hari. Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun.

(adibahasan/arrahmah.com)


- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/22/biadab-ini-cara-bom-israel-sebar-partisi-elektronik.html#sthash.ElwtGKtL.dpuf

Biadab, pasukan zionis "Israel" menembaki Rumah Sakit Beit Hanoun di Gaza

Banan Sabtu, 29 Ramadhan 1435 H / 26 Juli 2014 20:15 
Biadab, pasukan zionis "Israel" menembaki 
Rumah Sakit Beit Hanoun di Gaza

GAZA (Arrahmah.com) – Aktivis di Rumah Sakit Beit Hanoun mengatakan pada Sabtu (26/7/2014) bahwa fasilitas kesehatan warga Gaza itu diserbu tembakan berat pasukan “Israel”, membuat lebih dari 65 orang terjebak di dalamnya hanya beberapa hari setelah serangan langsung, lansir Ma’an.

Aktivis internasional yang terkait dengan Gerakan Solidaritas Internasional atau International Solidarity Movement (ISM) mengatakan kepada Ma’an pada Sabtu (26/7) sekitar pukul 01:00 pagi bahwa serangan “Israel” terhadap wilayah rumah sakit ini tidak berhenti sejak sore hari.

Kelompok itu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 61 staf medis, tiga pasien, dan dua aktivis ISM terjebak di dalam gedung rumah sakit. Seorang aktivis Swedia di sana dilaporkan terluka di bagian kepalanya dan mengalami pendarahan dari luka akibat penembakan sebelumnya.

“Penembakan itu masih berlangsung dan telah semakin parah,” seorang aktivis yang berafiliasi dengan kelompok itu mengatakan kepada Ma’an melalui telepon.
Enam dari 13 rumah sakit di Gaza telah rusak parah sejak serangan “Israel” dimulai, menurut kementerian kesehatan.

Rumah sakit rehabilitasi Al-Wafa telah hancur, sementara sedikitnya lima tenaga medis telah gugur. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. 

(banan/arrahmah.com)


- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/26/biadab-pasukan-zionis-israel-menembaki-rumah-sakit-beit-hanoun-di-gaza.html#sthash.JLTV0X1o.dpuf

GIMF serukan bantuan solidaritas untuk Gaza

Adiba Hasan Sabtu, 28 Ramadhan 1435 H / 26 Juli 2014 14:50 
GIMF serukan bantuan solidaritas untuk Gaza

(Arrahmah.Com) – Segala puji bagi Allah, Salawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah.

Amma Ba’d:

Kepada saudara-saudara kami di Gaza yang terluka, Gaza kemulian dan Jihad, demi Allah hati ini berduka, darah ini mengalir dan airmata berlinang atas apa yang terjadi di tanah kalian yang suci karena ulah tangan-tangan Yahudi, anak cucu kera dan babi, semoga Allah melaknat mereka karena telah menumpakahkan darah kaum Muslimin dan menghancurkan rumah-rumah mereka diatas kepala mereka dan dihadapan kepala para wanita dan anak-anak, serta berbuat kerusakan di muka bumi, menghancurkan ladang dan pertanian.

Tidaklah tersembunyi dari kalian bahwa hati dari setiap Muslim diseluruh penjuru dunia ada bersama kalian, dan kalaulah bukan karena rezim tirani murtad (yang menghalangi), tentu kami telah datang menolong kalian. Sabar dan bersabarlah, teguh dan teguhkanlah, kemudian ketahuilah bahwa pertolongan Allah telah datang -dengan izin-Nya- dan kemenangan itu (datang) dengan bersabar sesaat. Jangan putus asa dari rahmat Allah dan Dia tidak akan menyia-nyiakan amal kalian.

Kalian telah banyak memberi. Banyak sudah dari nyawa kalian yang pergi, darah (kalian) tertumpah, ikatan keluarga terputus dan tubuh tercabik-cabik, tetapi ingatlah Firman Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung:

“إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ” (آل عمران:140)

“Jika kamu mendapat luka, maka sesungghunya kaum itupun mendapat luka yang serupa. Dan masa itu kami pergilirkan diantara manusia, dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman, supaya sebagian kamu dijadikan-Nya shuhada’. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS: Ali ‘Imraan. 140)

“وَلَا تَهِنُوا فِي ابْتِغَاءِ الْقَوْمِ إِنْ تَكُونُوا تَأْلَمُونَ فَإِنَّهُمْ يَأْلَمُونَ كَمَا تَأْلَمُونَ وَتَرْجُونَ مِنَ اللَّهِ مَا لَا يَرْجُونَ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا” (النساء:104 )

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar mereka. Jika kamu menderita kesakitan, maka sesungguhnya merekapun menderita kesakitan, sebagaimana kamu menderitanya, sedang kamu mengharap dari pada Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS: An-Nisaa. 104)

Kematian kalian ada di Surga dan kematian mereka ada di Neraka, sedangkan dunia itu adalah penjara bagi orang-orang yang beriman dan surga bagi orang-orang kafir. Allah-lah pelindung kalian sedangkan mereka tidak memilikinya. Ketahuilah bahwa dunia akan bangkit berdiri dan tidak akan tinggal duduk atas kematian satu orang yahudi. Kenapa tidak? Sedangkan mereka itu menginginkan kehidupan sebagaimana orang-orang beriman menginginkan kesyahidan. Bukankah Allah telah berfirman tentang mereka:

“وَلَتَجِدَنَّهُمْ أَحْرَصَ النَّاسِ عَلَى حَيَاةٍ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُواْ يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ يُعَمَّرُ أَلْفَ سَنَةٍ وَمَا هُوَ بِمُزَحْزِحِهِ مِنَ الْعَذَابِ أَن يُعَمَّرَ وَاللّهُ بَصِيرٌ بِمَا يَعْمَلُونَ” (البقرة: 96 )

“Dan sungguh kamu akan dapati mereka, manusia yang paling tamak kepada kehidupan (dunia), bahkan (lebih) dari orang-orang musyrik. Masing-masing mereka ingin agar diberi umur seribu tahun, padahal umur panjang itu sekali-kali tidak akan menjauhkannya daripada siksa. Allah mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS: Al-Baqarah. 96)

Biarlah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam yang menjadi teladan terbaik kalian. Bukankah beliau diasingkan di Makkah bersama para Sahabatnya selama dua atau tiga tahun, yang para wanita dan anak-anaknya terdengar kelaparan dan menderita, sampai Allah melepaskan keadaan mereka dan Allah jadikan kemudahan datang setelah kesulitan? Sesungguhnya kemenangan datang setelah bersabar sesaat.

Kami menyeru kalian dari hati kami, jangan biarkan seorangpun memperdagangkan darah para Shuhada kalian, dan jadikanlah kemenangan kalian sebagai titik balik dalam pertikaian antara yang Haq dan yang Bathil. Jangan biarkan seorangpun bicara atas nama kalian seolah-olah dia-lah penjaga kalian, dan jangan lepaskan perkara urusan ini ketangan-tangan di Otoritas Palestina dan presidennya yang murtad, yang telah siap menawarkan kepala kalian diatas nampan untuk memuaskan anak-anak Zionist dan tuan mereka si Amerika.

Campakanlah kehancuran dan kehinaan ini, wahai Pahlawandan jangan menunggu berbagai inisiatif dari pihak manapun, inisiatif mereka itu tidak lain hanyalah konspirasi keji. Kuatkan tekad kalian sepenuhnya dan jangan menerima berbagai alternatif.

Kami memanggil kalian untuk berhimpun disekitar Mujahidin Salih yang ada diantara kalian, yang berjihad di Jalan Allah, yang tidak takut dengan celaan siapapun dan yang tidak mencari solusi jalan tengah.

Dorong mereka supaya tidak berhenti membombardir anak-anak Zionist. Kalian telah menyaksikan bagaimana sebuah roket yang jatuh disekitar bandara internasional Tel-Aviv telah menyebabkan dihentikannya banyak penerbangan internasional dari dan menuju ke bandara.

Dorong para Mujahidin untuk memiliki niat yang ikhlas kepada Allah, dan agar taat kepada Syari’at , untuk membela Agama Allah dan menegakan Syari’at Allah di muka bumi, serukan Jihad bukan perlawanan. Ingatkan mereka akan firman Allah yang Maha Mulia lagi Maha Tinggi:

” يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ(محمد: 7 )

“Hai orang-orang beriman, jika kamu menolong Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS: Muhammad. 7)

Kami juga menghimbau kepada kaum Muslimin di belahan bumi Timur dan Barat, untuk memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita di Gaza, sesuai kemampuan terbaik mereka, dan letakan tekanan pada semua yang sah, (dan kami katakan yang sah dan bukan yang diijinkan, karena apa yang diijinkan oleh musuh-musuh Allah, hanyalah apa yang bermakna damai saja).

Pemerintahan kalian harus melakukan usaha untuk menghentikan serangan ke Gaza yang tercinta, dan menjamin kebebasan pergerakan dari warga yang sakit dan siapa saja yang tertimpa, tanpa terkecuali, dan mempersilahkan masuknya bantuan obat dan makanan dan yang lainnya tanpa syarat.

Kaum Muslimin bertanggung jawab terhadap tindakan pemerintahan murtad dan pengkhianatan mereka dalam masalah Palestina, dan dalam masalah-masalah kaum Muslimin lainnya, maknanya mereka bisa memaksa rezim-rezim ini untuk mengubah jalan mereka yang memalukan yang diikuti.

Sebagai penutup, kami memohon kepada Allah untuk merahmati yang gugur dari kalian dan menerima mereka ditempat yang tertinggi, menyembuhkan sakit kalian dan mengobati luka kalian, untuk menyatukan hati-hati yang kehilangan diantara wanita kalian, dan mengurus anak yatim kalian, dan menganugerahkan kalian dan menyiapkan untuk kalian hal yang benar, yakni pertolongan dari Allah dan dekatnya kemenangan, InshaAllah.

Ya Allah, rahmatilah shuhada mukminin di Gaza dan angkat mereka ke Surga Al-Firdaws....

Ya Allah, rahmatilah saudara-saudara Muslim kami di Gaza dan cepatkan penyembuhan luka mereka....

Ya Allah, buat saudara kami meraih kemenangan dengan Kemenangan-Mu dan lindungilah mereka....

Ya Allah, Ya Rabb, hancurkanlah kaum Yahudi ini dan guncangkanlah bumi dibawah kaki mereka si musuh umat dan hancurkanlah mereka semua....

Ya Allah, buatlah saudara kami menang dengan Kemenangan-Mu di Gaza....

Ya Allah, berikanlah pertolongan dan kemenangan bagi mereka pada Ramadan-Mu ini....

Ya Allah, Amiin.. Ya Allah, Amiin

26 Ramadan 1435
24 Juli 2014

Pimpinan Umum
Front Media Islam Global
———————

لا تنسونا من صالح دعائكم
Jangan Lupakan Kami Dalam Do’a Kalian yang Shalih

إخوانكم في
Saudara Kalian di

قسم اللغات و الترجمة
Divisi Bahasa dan Terjemahan

 الجبهة الإعلامية الإسلامية العالمية
Front Media Islam Global

رَصدٌ لأَخبَار المُجاهِدين وَ تَحريضٌ للمُؤمِنين
Pengamat Berita Mujahidin dan Penginspirasi Kaum Mukminin

(adibahasan/arrahmah.com)

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/07/26/gimf-serukan-bantuan-solidaritas-untuk-gaza.html#sthash.u4cBu3u8.dpuf


0 komentar:

Poskan Komentar

Ternyata bukan orang Islam pelaku WTC 11 Sept 2001

TIM FAKTA (Forum Anti Gerakan Pemurtadan)

TIM FAKTA adalah organisasi yang bergerak dalam mengantisipasi pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen terhadap orang-orang Islam. Kristenisasi bukan rahasia lagi, karena Kristenisasi merupakan kegiatan yang diperintahkan oleh alkitab dan gereja kepada umatnya untuk memurtadkan umat Islam agar masuk kedalam agama Kristen, dan ini terjadi diseluruh dunia Islam, khususnya di Indonesia. TIM FAKTA, sudah banyak menyelamatkan orang-orang Islam yang dimurtadkan kemudian sadar dan kembali ke ajaran Islam lagi setelah melalui dialog, diskusi, atau dengan cara rukyah apabila yang dimurtadkan lewat sihir. Memang tantangan bagi TIM FAKTA tidak ringan, sangat berat! tapi ini merupakan tugas kita bersama untuk menyelamatkan saudara-saudara kita seiman dari pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen. Selain itu, TIM FAKTA juga konsen dengan gerakan serupa yang tujuannya untuk mendangkalkan aqidah umat Islam seperti yang dilakukan oleh Jaringan Islam Libral, dan faham-faham sesat lainnya. Semoga Allah selalu meridho'i jalan yang kami tempuh untuk menegakan kalimah yang benar/hak yaitu "TIDAK ADA TUHAN KECUALI ALLAH"

(Tulisan TIM FAKTA bisa dibaca di majalah Islam "Sabili" artikel "Bimbingan Tauhid")
TIM FAKTA Melayani Diskusi, Dialog dan Konsultasi Agama. Kontak Pengasuh: 0818844393, 081314416666, 08165425227, 08179970066, 08158338083, 081383384433, email: timfakta@yahoo.com - timfakta@gmail.com. Dompet Anti Pemurtadan: Bank Muamalat no. rek.305.1959.422 an. FAKTA. dan Bank BCA no. rek. 1661.804.888 an. Abud Syihabuddin

SALURKAN INFAQ ANDA

INFAQ PEDULI AL AQSHA (Palestina)
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang SLIPI
No. Rek. 311.01856.22 an. Nurdin QQ. KISPA

INFAQ "KISPA PEDULI NEGERI"
Khusus Membantu Korban Bencana DI INDONESIA
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cab. Fatmawati
No. Rek. 911.05871.99 an. Andi Syafuddin QQ KISPA.

INFAQ OPERASIONAL RELAWAN KEMANUSIAAN KISPA
Khusus untuk Pengiriman Bantuan Rakyat Palestina
Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Kas Cililitan
no. 116 70246 96 an. Muhendri

"INFAQ DUNIA ISLAM" KISPA
Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanah Abang
No. Rek. 2640024043 an. Dasrial

AGAMA YANG DITERIMA ALLAH HANYA ISLAM

QS.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA DARINYA, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi . QS.3 Ali Imran:19. Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH ISLAM. QS.3 Ali Imran:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam . QS.2 Baqarah:132 ..."Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam ".
Design by Blogger Islamic Template