Selasa, 23 April 2013

Studi Kritik Alkitab (Bibel)

Studi Kritik Alkitab (Bibel)

Oleh: Eros Dai

Apakah Alkitab (Bibel) itu Firman Allah

Bibel tidak dapat dikatakan sebagai firman Allah (kalamullah) seratus persen, juga tidak dapat dikatakan kitab suci palsu buatan manusia seratus persen. Alasannya, karena di dalamnya bercampur-aduk antara firman Tuhan, sabda rasul, dan cerita-cerita manusia biasa. Allah Swt. berfirman dalam Alquran sebagai berikut:

Hai Ahli Kitab, kenapa kamu campur-adukkan antara kebenaran (al-Haq) dengan kebathilan/kebohongan/kepalsuan dan kamu sembunyikan kebenaran itu, padahal kamu mengetahuinya? (QS Ali Imran 71).

 

Sebagian dari orang-orang Yahudi, mereka mengubah kalimat-kalimat dari tempat-tempatnya (QS an-Nisa 46).

Mereka (Ahli Kitab) suka mengubah kalimat-kalimat Allah daripada tempat-tempatnya dan mereka itu (sengaja) melupakan perkara-perkara yang telah diperingatkan (dinasihatkan) kepada mereka. Dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan yang timbul dari mereka itu, kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat)…. (QS al-Maidah 13).

Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Alkitab dengan tangan mereka sendiri, lalu mereka katakan, “Ini dari sisi Allah”, karena mereka ingin mendapatkan sedikit keuntungan dari hasil perbuatannya. Dan celakalah mereka akibat apa yang ditulis oleh ta­ngan mereka (QS al-Baqarah 79).

Dalam menyikapi Alkitab (Bibel) milik umat Kristen yang sudah bercampur-aduk tersebut, Rasulullah saw. mengajarkan kepada umat Islam untuk bersikap hati-hati. Maksudnya, agar tidak membenarkan keseluruhan dan tidak pula mendustakan seluruhnya.

Tiga kriteria ayat dalam Alkitab (Bibel)
Dari redaksional kalimatnya, dengan mudah dapat dipahami bahwa ada 3 kriteria ayat dalam Bibel, antara lain:
a.     Firman Allah, sebagaimana dalam kitab Ulangan 18: 17-18:
         “Lalu berkatalah Tuhan kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya”.

         Contoh lain:
-        Keluaran 20: 2-17 dan Ulangan 5: 1-22, tentang 10 firman.
-        Kejadian 17: 1-14, tentang syariat khitan/sunat.
-        Imamat 11: 2-47 dan Ulangan 14: 3-21, tentang hukum makanan halal dan haram
-        Imamat 12: 2-8, tentang khitan, taharah dan akikah.
-        Imamat 20: 2-27, tentang hukum syirik, perkawinan, perzinahan dan lain-lain.
-        Imamat 24: 10-23, tentang qishas dan hukuman bagi penghujat Tuhan.
-        Ulangan 16: 21 dan 17: 1-7, tentang hukuman bagi penyembah berhala

b.     Sabda rasul Allah, sebagaimana dalam Matius 22: 37-40 tentang ajaran kasih:
         Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi”.

Contoh lain:
-        Matius pasal 5, 6 dan 7 tentang pokok-pokok ajaran Yesus
-        Markus 12: 29 tentang ajaran Tauhid Yesus.
-        Matius 22: 42-45, Markus 12: 35-37 dan Lukas 20: 41-44 bahwa Yesus bukan Mesias.
-        Yohanes 8: 25-29 dan 8:37-42 tentang kerasulan Yesus.
-        Yohanes 14: 15-17 dan 16: 7-14, tentang nubuat Yesus akan datangnya Nabi Muhammad.
-        Yohanes 17: 17-26 bahwa Yesus adalah Rasulullah.

c.      Karangan manusia biasa, seperti dalam Kitab Kejadian 3: 8-10 yang melecehkan Allah:
         “Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?”

Sebagian besar isi Bibel adalah dongeng, mitos, cerita-cerita yang memutarbalikkan sejarah dan tulisan-tulisan fitnah yang melecehkan berbagai pihak.

Bukti-bukti Kepalsuan Bibel
Pernyataan Alquran bahwa kitab-kitab suci terdahulu itu sudah dipalsukan, bukanlah isapan jempol belaka, melainkan satu kebenaran yang dapat dibuktikan secara ilmiah. Mari kita telaah bukti-bukti berikut:

1.     Kitab Taurat Musa itu hanya satu, bukan lima
         Dalam teologi Kristiani, diyakini bahwa Kitab Taurat yang ditulis oleh Nabi Musa terdiri dari 5 buah kitab yang ada dalam Bibel, yaitu: Kitab Kejadian (Genesis), Kitab Keluaran (Exodus), Kitab Imamat (Levicticus), Kitab Bilangan (Numeric) dan Kitab Ulangan (Deuteronomy).
         Kalau dikaji dengan cermat, ternyata 5 Kitab Taurat dalam Bibel itu tidak sama dengan wahyu Allah yang disampaikan kepada Nabi Musa as. selama hidupnya. Buktinya sebagai berikut:

         Ketika Musa selesai menuliskan perkataan hukum Taurat itu dalam sebuah kitab sampai perkataan yang penghabisan (Kitab Ulangan 31:24).

         Dari ayat ini dapat dipahami dengan jelas, bahwa kitab Taurat yang asli ditulis oleh Musa itu hanya satu buah kitab saja, bukan lima. Sebab, sepanjang hayat sampai wafatnya, Musa hanya menuliskan satu buah kitab saja. Sampai saat ini, tidak ada orang Kristen yang bisa menunjukkan mana sebuah kitab Musa yang dimaksudkan dalam ayat tersebut. Mereka selalu bertahan dalam pendirian bahwa Taurat Musa itu ada 5 kitab, walaupun tidak ada dalil yang mendukung. Tidak Alkitabiah !!

2.     Kitab Taurat dalam Bibel bukan kitab Taurat peninggalan Nabi Musa.
         Lalu matilah Musa, hamba Tuhan itu, di sana di tanah Moab, sesuai dengan firman Tuhan. Dan dikuburkan-Nyalah dia di suatu lembah di tanah Moab, di tentangan Bet-Peor, dan tidak ada orang yang tahu kuburnya sampai hari ini. Musa berumur seratus dua puluh tahun, ketika ia mati; matanya belum kabur dan kekuatannya belum hilang. Orang Israel menangisi Musa di dataran Moab tiga puluh hari lamanya. Maka berakhirlah hari-hari tangis perkabungan karena Musa itu (Kitab Ulangan 34: 5-8).
         Dari ayat ini, dapatlah dimengerti dengan mudah, bahwa kitab Taurat yang ada dalam Bibel pada saat ini bukanlah Kitab Taurat yang ditulis oleh Musa.
         Logika sehat tidak bisa menerima bahwa seseorang yang masih hidup bisa menceritakan kematiannya. Atau, bagaimana mungkin orang yang sudah meninggal bisa menulis kisah kematian­nya sendiri dalam sebuah kitab??? Jawabannya, mustahil Musa menuliskan kisah kematiannya sendiri, karena Taurat yang ada pada saat ini memang bukan peninggalan Nabi Musa as.
         Seorang theolog Barat, Dr. M.r. D.C. Mulder mengomentari ayat tersebut sebagai berikut:

         “Sampai abad ke-18 umum diterima oleh kalangan orang Yahudi dan orang Kristen bahwa Pentateuch (Taurat, ed.) itu dikarang oleh Nabi Musa sendiri. Hanya tentang Ulangan 34: 5-12 (wafat Musa) kadang-kadang diterangkan bahwa bagian itu dikarang oleh Yusak: tetapi terdapat juga keterangan bahwa Musa sendiri menubuatkan hal wafatnya sendiri.
         Akan tetapi, sejak abad ke-18 tradisi mengenai Musa sebagai pengarang mulai diragukan” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 40-41).

3.     Adanya perbedaan yang tajam tentang jumlah kitab dalam Perjanjian Lama (PL) versi Katolik dengan versi Protestan. PL milik Katolik berjumlah 46 kitab, sedangkan milik Protestan berjumlah 39 kitab.
         Pertanyaannya, kenapa jumlah kitab dalam Perjanjian Lama milik Katolik dengan milik Protestan bisa berbeda? Mengapa PL Katolik lebih banyak 7 kitab (yaitu: Tobit, Yudit, Makabe 1, Makabe 2, Kebijaksanaan, Sirakh dan Barukh) diban­dingkan dengan milik Protestan? Mungkinkah Tuhan mewahyukan kitab suci yang berbeda kepada umat yang sama-sama Kristen?

4.     Adanya perbedaan isi kitab Ester antara milik Katolik dengan milik Protestan? Milik Protestan terdiri dari 10 pasal, sedangkan milik Katolik terdiri dari 16 pasal.

5.     Banyaknya kitab-kitab yang hilang dari Perjanjian Lama
Þ     Dalam kitab I Raja-raja 4:32-33 disebutkan:
         “Salomo menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima. Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan”.
         Pada ayat tersebut diceritakan bahwa Nabi Sulaiman (Salomo) menggubah 3.000 amsal, 1.005 nyanyian (kidung), mengarang sajak tentang pohon-pohonan, sajak tentang hewan, sajak tentang burung-burung, sajak tentang binatang melata dan sajak tentang ikan-ikan.
         Kemanakah amsal 3000 hasil gubahan Sulaiman itu? Di manakah kidung 1.005 gubahan Sulaiman itu? Mana sajak Sulaiman tentang burung-burung, ikan-ikan, binatang melata, dll? Tidak ada !!!

Þ     Banyaknya Kitab Riwayat dan Nubuat Nabi yang musnah dari Bibel.
         Dalam kitab II Tawarikh disebutkan sebagai berikut:
         “Bukankah riwayat Rehabeam dari awal sampai akhir semuanya tertulis dalam riwayat Semaya, nabi itu, dan Ido, pelihat itu, yang juga memuat daftar silsilah. Antara Rehabeam dan Yerobeam terus-menerus ada perang” (II Tawarikh 12:15).
         “Selebihnya dari riwayat Yosafat, dari awal sampai akhir, sesungguhnya semuanya itu tertulis di dalam riwayat Yehu bin Hanani, yang tercantum di dalam kitab raja-raja Israel” (II Tawarikh 20:34).
         Pada ayat di atas disebut-sebut beberapa kitab, antara lain:
-     Kitab riwayat Nabi Natan
-     Kitab Nubuat Ahia,
-     Kitab riwayat Semaya,
-     Kitab riwayat Ido,
-     Kitab riwayat Yosafat
-     Kitab riwayat Yehu bin Hanani
         Pada saat ini, di mana kitab-kitab sejarah itu? Tak ada yang tahu ke mana rimbanya!

6.     Kitab Perintah Ester telah raib
         Dalam Ester 9:32 disebutkan:
         “Demikianlah perintah Ester menetapkan perihal Purim itu, kemudian dituliskan di dalam kitab”.
         Sekarang, kemanakah Kitab Perintah Ester itu? Telah raib tak bisa dilacak lagi.

7.     Kitab Mazmur (Zabur) bukan dari Nabi Daud
Þ     Kitab Mazmur (Zabur) tidak ditulis oleh Nabi Daud
         Apakah Kitab Mazmur (Zabur) yang ada pada saat ini benar-benar wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Daud? Setelah diselidiki, ternyata kitab tersebut sangat diragukan keasliannya. Karena terbukti bahwa penulisnya bukanlah Nabi Daud sebagaimana anggapan para theolog Kristen. Buktinya, dalam Mazmur pasal 50, 73, 74, 75, dan 76 dapat dilihat dengan sangat mudah bahwa Kitab-kitab tersebut bukan ditulis oleh Daud, melainkan oleh seseorang yang bernama Asaf.
         Mazmur Asaf. Yang Mahakuasa, Tuhan Allah, berfirman dan memanggil bumi, dari terbitnya matahari sampai kepada terbenamnya……” (Mazmur 50:1).
         Mazmur Asaf. Sesungguhnya Allah itu baik bagi mereka yang tulus hatinya, bagi mereka yang bersih hatinya.……” (Mazmur 73:1).
         Nyanyian pengajaran Asaf. Mengapa, ya Allah, Kaubuang kami untuk seterusnya? Mengapa menyala murka-Mu terhadap kambing domba gembalaan-Mu?” (Mazmur 74:1).
         “Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Ja­ngan memusnahkan. Mazmur Asaf. Nyanyi­an” (Mazmur 75:1).
         “Untuk pemimpin kor. Dengan iringan kecapi. Mazmur Asaf. Nyanyian” (Mazmur 76:1).
Þ     Pelecehan Mazmur kepada Nabi Daud
         Bahkan dalam kitab Mazmur 51:1-2 disebutkan fitnah yang sangat keji, bahwa Nabi Daud melakukan skandal seksual bersama Batsyeba, isteri pembantu kerajaanya.
         “Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba (Alkitab versi Terjemahan Baru LAI 1994).
         “Untuk pemimpin kor. Mazmur karangan Daud setelah ia ditegur oleh Nabi Natan karena berbuat zinah dengan Batsyeba (Alkitab versi Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari LAI 1994).
         Ayat tersebut jelas sangat janggal. Apakah mungkin Tuhan memerintahkan kepada Nabi Daud untuk menuliskan perbuatan zinah yang telah dilakukannya?
         Apabila benar bahwa Nabi Daud adalah pelaku skandal seksual, mungkinkah Allah memilihnya menjadi nabi yang diutus untuk membimbing umat ke jalan yang lurus?

8.     Kitab Daniel adalah Karangan Buta
         Dr. B.J. Bolland dalam bukunya Kunci Kitab Daniel halaman 5-12 mengatakan bahwa Kitab Daniel milik Protestan yang 12 pasal 357 ayat (pasal 1-6) oleh Bolland disebut sebagai “Karangan Buta (Anonim)”. Sedangkan pasal 7-12 disebut sebagai “Karangan Samaran (Pseudinim)”.
         Jadi, kitab Daniel bukan dari wahyu Allah dan juga bukan tulisan Nabi Daniel sendiri, melainkan tulisan seorang pengarang misterius yang tidak diketahui namanya, dan sumbernya berasal dari cerita dari mulut ke mulut.

8.     Kepalsuan Injil
         Dalam keyakinan Kristiani, Perjanjian Baru itu semuanya adalah murni firman Allah, dan keempat Injil yang ada di dalamnya adalah Injil asli sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Isa a.s. (Yesus). Benarkah anggapan itu? Mari kita buktikan.

Þ     Injil Asli sudah punah
         Nabi Isa as. (Yesus) adalah orang Israel yang dilahirkan di Betlehem dan dibesar­kan di Nazareth. Bahasa pergaulan dan bahasa resmi yang dipakai di sana adalah Bahasa Aram. Secara otomatis, maka Yesus juga memakai Bahasa Aram untuk berkomunikasi dan pengajaran kepada para muridnya. Dan, Injil yang diajarkannya pun memakai Bahasa Aram.
         Anehnya, Injil yang tertua saat ini ditulis pada abad ke-4 Masehi dalam Bahasa Yunani. Padahal, seumur hidupnya Yesus tidak pernah pergi ke Yunani dan belajar Bahasa Yunani.
         Hal ini menunjukkan bahwa kitab Injil yang asli yang dibawa oleh Yesus sudah tidak ada lagi. Yang ada adalah terjemahan dalam bahasa Yunani yang tidak diketahui siapa penerjemahnya.
         Karena kitab Injil yang asli sudah raib, maka umat Kristen seluruh dunia saat ini hanya memakai kitab terjemahan dalam berbagai bahasa yang mengambil dari Injil bahasa Yunani.
         Dengan demikian timbul pertanyaan, bisakah kesucian kitab model ini diyakini tanpa distorsi dan insersi?

Þ     Injil yang ada saat ini bukan dari Yesus
         Kitab Injil yang dipakai oleh umat Kristen ada empat kitab, yaitu: Injil Karangan Matius, Injil Karangan Markus, Injil Karangan Lukas dan Injil Karangan Yohanes. Mereka meyakini bahwa keempat Injil itu adalah Injil asli sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Isa as (Yesus). Benarkah anggapan itu, mari kita buktikan.
         Dalam Injil Markus 1: 14-15 disebutkan:
         “Sesudah Yohanes ditangkap datanglah Yesus ke Galilea memberitakan Injil Allah, kata-Nya: “Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!”.
         Ayat tersebut, kalau dianalisa, jelas sekali dapat dipahami bahwa Injil asli yang diajarkan Yesus adalah Injil Allah, bukan Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes seperti yang ada dalam Bibel.
         Pertanyaannya, di manakah Kitab Injil Allah yang diajarkan Yesus tersebut ? Ternyata Kitab Injil Allah tersebut sudah tidak ada rimbanya. Yang ada hanyalah 4 Injil yang diembel-embeli dengan nama para pengarangnya masing-masing.
        
Þ     Banyaknya versi Injil
         Pada masa awal kekristenan setelah Yesus tidak ada di dunia, beredar banyak sekali versi Injil. Tapi, pada masa sekarang hanya empat Injil saja yang diakui, ditambahi dengan surat-surat Paulus sebanyak 14 surat kiriman dll. Masing-masing Injil dipegang teguh oleh masing-masing sekte Kristen. Dan anehnya masing-masing sekte tidak mengakui kebenaran Injil dari sekte lainnya.
         Encyclopaedia Brittannica vol. II halaman 106-108 mencatat nama-nama Injil dan tulisan yang dianggap suci oleh beberapa sekte Kristen permulaan yang saat ini dianggap sebagai kitab Apokripa oleh gereja, al: Injil Mesir, Injil Yakobus, Injil Nikodemus, Injil Ibrani, Injil Petrus, Injil Thomas, Injil Duabelas, Injil Andreas, Injil Apelles, Injil Barnabas, Injil Bartholomeus, Injil Balilides, Injil Ebiona, Injil Eva, Injil Yakobus Kecil, Ajaran Yesus Kristus, Rahasia dari Yohanes, Injil Yudas Iskariot, Injil Hidup, Injil Marcion, Keturunan Maria, Pertanyaan dari Maria, Injil Maria, Injil Matias, Injil Kesempurnaan, Injil Philipus, Injil Thaddaeus, Injil Thomas, Injil Kebenaran, Kisah Andreas, Kisah Yohanes, Kisah Paulus, Kisah Thomas, Kisah Petrus, Khotbah Petrus, Ajaran Duabelas Rasul, Konstitusi Kerasulan, Surat Abgar, Surat Barnabas, Surat Clement, Surat Clement II untuk Jemaat Korintus, Surat Clement untuk Kegadisan, Surat Clement kepada Yakobus, Surat Ignatius, Surat Paulus kepada jemaat Leodicea dan Alexandria, Fragmen Injil Fayun dan Peribahasa Yesus.
         Dalam konsili Nicea tahun 325 M, ditetapkan bahwa Injil yang syah dan dipakai di gereja adalah 4 Injil. Sedangkan Injil yang lainnya ditolak dan dibakar.
         Dalam hal ini, ada pertanyaan seputar Injil yang tidak bisa terjawab oleh kalangan theolog Kristen. Berapakah jumlah kitab Injil yang diwahyukan kepada Yesus, satu ataukah lebih dari satu? Jika hanya satu Injil saja yang diwahyukan, kenapa sekarang muncul banyak Injil ? Dari ratusan Injil yang beredar, kenapa hanya 4 Injil yang dianggap syah ? Apa alasan dan standarnya ?
         Apakah Injil-Injil yang ada saat ini diwahyukan Tuhan dengan cara yang sama? Jika sama, kenapa antara satu Injil dengan Injil lainnya terdapat begitu banyak perbedaan dalam mengkisahkan peristiwa tentang Yesus, padahal peristiwanya hanya sekali terjadi ?
9.     Kepalsuan Injil Karangan Matius
         Dalam Injil, Matius pemungut cukai termasuk ke dalam daftar 12 murid Yesus. Namun, Injil Matius bukanlah ditulis oleh Matius murid Yesus, sesuai dengan pengakuan K. Riedel sebagai berikut:
         “Menurut pendapat kita, pengarang Injil Matius bukannya seorang dari keduabelas rasul, melainkan seorang Kristen berbangsa Yahudi yang tidak dikenal. Akan tetapi kita dapat mengatakan, bahwa pengarang Injil Matius itu seorang yang mempunyai karunia Roh Kudus. Hanya karena karunia Roh itu ia dapat melaksanakan karangan yang demikian penting untuk segenap gereja Kristus” (K. Riedel, Tafsiran Injil Matius, BPK Jakarta, 1952, hal. 14).
         Dengan pengakuan sarjana theolog Kristen sendiri, jelas sekali bahwa Matius yang menulis Injil itu bukan murid Yesus, bahkan dia adalah keturunan Yahudi yang tidak dikenal asal-usulnya. Hal ini didukung dengan bukti-bukti ayat Injil yang ada, misalnya:
         “Setelah Yesus pergi dari situ, ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah aku”. Maka berdirilah Matius lalu mengikut dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan dia dan murid-muridnya (Matius 9: 9-10).
         Tanpa perlu analisa yang susah payah, dengan mudah dapat diketahui bahwa kata “Ia, Dia, Nya dan Matius” itu menunjukkan bahwa penulis Injil Matius itu bukanlah Matius murid Yesus, melainkan orang lain yang tidak diketahui asal-usulnya.
         Bahkan menurut J.B. Phillips dalam bukunya The Gospel Translated into Modern English’ menyebutkan:
         “Early tradition ascribed this Gospel to the apostle Matthew, but scholars nowadays almost all reject this view. The author, whom we still can conveniently call Matthew…….. He was used Mark’s Gospel Freely, though he has rerranged the order of events and has in several instances used different words for what is plainly in the same story”.
         Tradisi-tradisi kuno menganggap bahwa Injil ini berasal dari rasul Matius, tetapi para ilmuan sekarang menolak pendapat ini. Pengarangnya, secara tepat masih dapat diberi nama Matius……. Dia menyontek Injil Markus secara bebas. Padahal, ketika Yesus mengajar, Markus adalah anak yang masih ingusan yang belum pernah bertemu dengan Yesus).
         Sementara itu, para professor pakar Tafsir Alkitab menyatakan bahwa dalam penulisannya, Matius banyak menjiplak dan meringkas Injil Markus.
         “Pengaruh Injil Markus. Jelas sekali bahwa Matius mencakup hampir seluruh Injil Markus, kendati dia memperingkas cerita-cerita Markus tentang mukjizat, untuk menye­dia­kan tempat bagi banyak bahan yang tidak dilaporkan dalam Markus” (The New Bible Dictionary, edisi Indonesia: Ensiklopedi Alkitab Masakini Jilid II, cet. III, 1997, hal. 38).

10.   Kepalsuan Injil Markus dan Injil Lukas
         Dalam Injil, tak ada satu keterangan pun yang menyatakan bahwa Markus dan Lukas adalah murid Yesus. Dua nama ini tidak termasuk ke dalam 12 daftar nama murid Yesus dalam Injil Matius 10: 2-4, yaitu: Simon Petrus, Andreas, Yakobus bin Zebedeus, Yohanes, Filipus, Bartolomeus, Tomas, Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot.
         Ada yang menduga bahwa Markus dan Lukas adalah nama lain dari Thomas dan Bartolomeus. Tetapi, pendapat ini sama sekali tidak benar, karena tidak ada ayat dan fakta sejarah yang mendukungnya.
        
         Apalagi, dalam pendahuluan Injil yang dikarangnya Lukas mengakui bahwa dia menyusun Injil setelah melakukan penelitian secara intensif terhadap tulisan-tulisan yang tengah beredar. Tulisan Lukas hanyalah mengikuti jejak orang lain yang tidak lebih pintar darinya dalam menyusun Injil.
         Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu berita tentang peristiwa-peristiwa yang telah terjadi di antara kita, seperti yang disampaikan kepada kita oleh mereka, yang dari semula adalah saksi mata dan pelayan Firman. Karena itu, setelah aku menyelidiki segala peristiwa itu dengan seksama dari asal mulanya, aku mengambil keputusan untuk membukukan­nya dengan teratur bagimu. (Lukas 1: 1-3).
         Dalam pendahuluan Injil tersebut, dengan jujur Lukas menyatakan bahwa dia bukanlah saksi mata peristiwa-peristiwa yang berhubungan dengan Yesus. Sedangkan pengetahuan yang didapatnya, semua berasal dari kata orang saja. Jelas sekali bahwa Injil Lukas bukanlah wahyu Tuhan, melainkan hasil penyelidikan Lukas.
         Lukas juga mengakui bahwa Injil yang ditulisnya itu ditujukan secara khusus untuk seorang Theofilus yang dimuliakannya, bukan untuk orang lain. Mustahil kalau Tuhan memulyakan seseorang dengan menulis Injil secara khusus untuknya.
         Karena Lukas bukan saksi mata dan sumber inspirasinya tidak berasal dari Tuhan, maka ketika menceritakan kisah tentang asal-usul Yesus, Lukas memakai kata-kata “menurut anggapan orang”.
         “Ketika Yesus memulai pekerjaannya, ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, dia adalah anak Yusuf, anak Eli” (Lukas 3:23).
         Dengan mamakai kalimat “menurut anggapan orang”, jelas sekali bahwa Injil Lukas itu bukanlah hasil inspirasi dari Tuhan. Dalam versi lainnya, kalimat “menurut anggapan orang” itu ditulis dalam tanda kurung. Bahkan dalam versi lain yang lebih berani, kalimat dalam kurung itu dihilangkan. Sehingga ayat-ayat itu berubah dari perkataan manusia menjadi firman Tuhan.

11.   Injil Karangan Yohanes
         Meskipun dalam daftar nama murid Yesus (Matius 10: 2-4) disebutkan nama Yohanes bin Zebedeus, tapi penulis Injil Yohanes itu bukanlah Yohanes bin Zebedeus murid Yesus, melainkan Yohanes lain lagi yang tidak diketahui asal-usulnya. Buktinya sebagai berikut:
         Dalam Matius 17: 1-6 diceritakan bahwa pada suatu hari, Petrus, Yakobus dan Yohanes diajak Yesus untuk naik ke puncak gunung yang tinggi. Di sana Yesus berubah muka, wajahnya bercahaya seperti matahari dan pakaiannya menjadi putih bersinat seperti terang. Sehingga mereka sangat bahagia.
         Peristiwa ini diabadikan juga oleh Markus dalam kitabnya (Markus 9: 1-13) dan oleh Lukas dalam kitabnya (Lukas 9: 28-36).
         Jika penulis Injil Yohanes itu adalah Yohanes bin Zebedeus, pastilah peristiwa itu diabadikan dalam Injil Yohanes, karena peristiwa ini sangat penting bagi Yohanes sebagai pelaku langsung. Kenapa Yohanes tidak mencantumkan pengalaman ini dalam Injilnya ? Kenapa justru Matius, Markus dan Lukas yang tidak mengalaminya yang menulisnya dalam Injil mereka ?
         Jelaslah bahwa Injil Yohanes tidak ditulis oleh Yohanes bin Zebedeus murid Yesus. Jika penulis Injil Yohanes itu adalah Yohanes bin Zebedeus, maka berarti dia adalah penulis yang ceroboh dan ingatannya lemah (pelupa), sehingga lupa tidak menuliskan pengalaman pribadinya dengan Yesus yang sangat penting.
         Kesimpulannya, bahwa kitab Injil yang dimiliki oleh umat Kristen saat ini tidak diketahui asal-usulnya dengan jelas. Dalam tinjauan ilmu hadits, para perawi Injil itu munqathi’ (terputus jalur) semuanya. Dengan demikian, Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas dan Injil Yohanes adalah kitab yang sangat dhoif untuk dijadikan sebagai pedoman hidup.
         Hal ini sebagaimana telah diakui oleh Dr. K. Riedel, Pendeta Pakar Tafsir Alkitab, “Tiap-tiap pembaca kitab-kitab Injil memang mengetahui bahwa isi suatu kitab Injil tidak selalu cocok dengan kitab Injil yang lain” (Tafsiran Injil Matius, BPK Jakarta, 1963, hal. 18).

Kesaksian para theolog Kristen
Setelah meneliti melalui metodologi ilmiah, para intelektual Kristen tetap tidak dapat menyodorkan Kitab Suci yang asli kepada dunia. Tanpa malu-malu, mereka mengakui dengan jujur tentang otentisitas kitab sucinya. Pengakuan itu tertulis hitam di atas putih dalam buku-buku theologi sebagai berikut:
1.     Dr. R. Soedarmo:
         “Dengan pandangan bahwa Kitab Suci hanya catatan saja dari orang, maka diakui juga bahwa di dalam Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci mungkin sekali ada kesalahan. Oleh karena itu Kitab Suci dengan bentuk sekarang masih dapat diperbaiki” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 47).
         “Di dalam Perjanjian Baru pun ada kitab-kitab yang diragukan antara lain Surat Wahyu dan Yakobus yang disebut surat Jeram” (Ikhtisar Dogmatika, BPK Jakarta, 1965 hal. 49).
2.     Dr. G.C. Van Niftrik dan Dr. B.J. Bolland:
         “Kita tidak usah malu-malu, bahwa terdapat berbagai kekhilafan di dalam Alkitab; kekhilafan-kekhilafan tentang angka-angka perhitungan; tahun dan fakta. Dan tak perlu kita pertanggungkan kekhilafan-kekhilafan itu pada caranya, isi Alkitab telah disampaikan kepada kita, sehingga kita akan dapat berkata: “Dalam naskah aslinya tentu tidak terdapat kesalahan-kesalahan, tetapi kekhilafan itu barulah kemudian terjadi di dalam turunan naskah itu. Isi Alkitab juga dalam bentuknya yang asli, telah datang kepada kita dengan perantaraan manusia” (Dogmatika Masa Kini, BPK Jakarta, 1967, hal. 298).
3.     Dr. M.r. D.C. Mulder:
         “Jadi benarlah Daud itu pengarang Mazmur yang 73 jumlahnya ? Hal itu belum tentu. Sudah beberapa kali kita menjumpai gejala bahasa orang Israel suka menggolongkan karangan-karangan di bawah nama orang yang termasyhur….. Oleh karena itu tentu tidak mustahil pengumpulan-pengumpulan mazmur-mazmur itu (atau orang-orang yang hidup lebih kemudian) memakai nama Daud, karena raja itu termashur sebagai pengarang mazmur-mazmur. Dengan lain perkataan, pemakaian nama Daud, Musa, Salomo itu merupakan tradisi kuno, yang patut diperhatikan, tetapi tradisi itu tidak mengikat” (Pembimbing ke Dalam Perjanjian Lama, BPK Jakarta, 1963 hal. 205).
4.     Dr. Welter Lempp:
         “Susunan semesta alam yang diuraikan dalam Kitab Kejadian I tidak dapat dibenarkan lagi oleh ilmu pengetahuan modern” (Tafsiran Kejadian, hal. 58).
         “Pandangan Kejadian I dan seluruh Alkitab tentang susunan semesta alam adalah berdasar­kan ilmu kosmografi bangsa Babel. Pandangan itu sudah ketinggalan jaman” (Tafsiran Kejadian, hal. 65).

Pelecehan Bibel (Alkitab) terhadap Allah SWT

1.     Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air
         Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air (Kejadian 1:1-2).

2.     Tuhan main petak umpet dengan Adam
         Ketika mereka mendengar bunyi langkah Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap Tuhan Allah di antara pohon-pohonan dalam taman. Tetapi Tuhan Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: “Di manakah engkau?” Ia menjawab: “Ketika aku mendengar, bahwa Eng­kau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi (Kejadian 3:8-10).

3.     Tuhan besanan dengan manusia
         Maka anak-anak Allah melihat bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka (Kejadian 6:2).

4.     Tuhan menyesal dan pilu hati
         Ketika dilihat Tuhan, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderung­an hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah Tuhan, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya (Kejadian 6:5-6).
         Dan menyesallah Tuhan karena malapetaka yang dirancangkan-Nya atas umat-Nya (Keluaran 32:14).

5.     Tuhan kalah gelut dalam duel melawan Nabi Yakub
         Lalu kata orang itu: “Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang (Kejadian 32:28).

6.     Tuhan mengacaukan bahasa manusia
         Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing.” Demikianlah mereka diserakkan Tuhan dari situ ke seluruh bumi (Kejadian 11:7-8).

7.     Tuhan bersiul memanggil manusia
         Aku (Tuhan, pen.) akan bersiul memanggil mereka dan Aku akan mengumpulkan mereka, sebab Aku sudah membebaskan mereka, dan jumlah mereka menjadi banyak seperti dahulu (Zakharia 10:8).

8.     Tuhan bersuit memanggil lalat
         Pada hari itu akan terjadi: Tuhan bersuit memanggil lalat yang ada di ujung anak-anak sungai Nil, dan memanggil lebah yang ada di tanah Asyur (Yesaya 7:18).
         Ia (Tuhan) akan melambaikan panji-panji kepada bangsa yang dari jauh, dan akan bersuit memanggil mereka dari ujung bumi; sesungguhnya mereka akan datang dengan segera, dengan cepat! (Yesaya 5:26).

9.     Tuhan mengah-mengah, megap-megap, dan mengerang seperti perempuan yang melahirkan
         Tuhan keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya. Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap (Yesaya 42:13).
10.   Tuhan menengking
         Dan engkau ini, nubuatkanlah segala firman ini kepada mereka. Katakanlah kepada mereka: Tuhan akan menengking dari tempat tinggi dan memperdengarkan suara-Nya dari tempat pernaungan-Nya yang kudus; Ia akan mengaum hebat terhadap tempat penggembalaan-Nya, suatu pekik, seperti yang dipekikkan pengirik-pengirik buah anggur, terhadap segenap penduduk bumi (Yeremia 25:30).

11.   Tuhan merasa jenuh/jemu/bosan
         Engkau sendiri telah menolak Aku, demikianlah firman Tuhan, telah pergi meninggalkan Aku. Maka Aku mengacungkan tangan-Ku dan membinasakan engkau; Aku sudah jemu untuk merasa sesal (Yeremia 15:6).

12.   Tuhan kelelahan/kepayahan/kecapaian
         Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat (Keluaran 31:17).

13.   Tuhan jorok, menyuruh makan tahi
         Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau harus membakarnya di atas kotor­an manusia yang sudah kering (tahi kering, ed.) di hadapan mereka”. Selanjutnya Tuhan berfirman: “Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana”. Maka kujawab: “Aduh, Tuhan Allah, sesungguhnya, aku tak pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi” Lalu firman-Nya kepadaku: “Lihat, kalau begitu Aku mengizinkan engkau memakai kotoran lembu (tahi sapi, ed.) ganti kotoran manusia dan bakarlah rotimu di atasnya (Yehezkiel 4:12-15).

Pelecehan Alkitab (bibel) kepada Para Nabi Allah

1.     Nabi Nuh mabuk-mabuk sampai teler dan telanjang bugil
             Nuh menjadi petani; dialah yang mula-mula membuat kebun anggur. Setelah ia minum anggur, mabuklah ia dan ia telanjang dalam kemahnya. Maka Ham, Bapa Kanaan itu, melihat aurat ayahnya, lalu diceritakannya kepada kedua saudaranya di luar. (Kejadian 9:18-27).

2.     Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran
             Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya. Kata kakaknya kepada adiknya: “Ayah kita telah tua, dan tidak ada laki-laki di negeri ini yang dapat menghampiri kita, seperti kebiasaan seluruh bumi. Marilah kita beri ayah kita minum anggur, lalu kita tidur dengan ayah, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.” Pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu masuklah yang lebih tua untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Keesokan harinya berkatalah kakaknya kepada adiknya: “Tadi malam aku telah tidur dengan ayah; baiklah malam ini juga kita beri dia minum anggur; masuklah engkau untuk tidur dengan dia, supaya kita menyambung keturunan dari ayah kita.” Demikianlah juga pada malam itu mereka memberi ayah mereka minum anggur, lalu bangunlah yang lebih muda untuk tidur dengan ayahnya; dan ayahnya itu tidak mengetahui ketika anaknya itu tidur dan ketika ia bangun. Lalu mengandunglah kedua anak Lot itu dari ayah mereka. Yang lebih tua melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Moab; dialah bapa orang Moab yang sekarang. Yang lebih muda pun melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Ben-Ami; dialah bapa bani Amon yang sekarang (Kejadian 19:30-38).

3.     Nabi Daud melakukan skandal seks dengan istri anak buahnya sendiri
         Untuk pemimpin biduan. Mazmur dari Daud, ketika nabi Natan datang kepadanya setelah ia menghampiri Batsyeba (Alkitab versi Terjemahan Baru LAI 1994).
         Untuk pemimpin kor. Mazmur karangan Daud setelah ia ditegur oleh Nabi Natan karena berbuat zinah dengan Batsyeba (Alkitab versi Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari LAI 1994).
Kisah perzinahan dan kejahatan Nabi Daud dalam Alkitab selengkapnya sebagai berikut:
Sekali peristiwa pada waktu petang, ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya, lalu berjalan-jalan di atas sotoh istana, tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya. Lalu Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu dan orang berkata: “Itu adalah Batsyeba binti Eliam, isteri Uria orang Het itu.” Sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya, lalu Daud tidur dengan dia. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian pulanglah perempuan itu ke rumahnya. Lalu mengandunglah perempuan itu dan disuruhnya orang memberitahukan kepada Daud, demikian: “Aku mengandung.” Lalu Daud menyuruh orang kepada Yoab mengatakan: “Suruhlah Uria, orang Het itu, datang kepadaku.” Maka Yoab menyuruh Uria menghadap Daud. Ketika Uria masuk menghadap dia, bertanyalah Daud tentang keadaan Yoab dan tentara dan keadaan perang. Kemudian berkatalah Daud kepada Uria: “Pergilah ke rumahmu dan basuhlah kakimu.” Ketika Uria keluar dari istana, maka orang menyusul dia dengan membawa hadiah raja. Tetapi Uria membaringkan diri di depan pintu istana bersama-sama hamba tuannya dan tidak pergi ke rumahnya. Diberitahukan kepada Daud, demikian: “Uria tidak pergi ke rumahnya.” Lalu berkatalah Daud kepada Uria: “Bukankah engkau baru pulang dari perjalanan? Mengapa engkau tidak pergi ke rumahmu?” Tetapi Uria berkata kepada Daud: “Tabut serta orang Israel dan orang Yehuda diam dalam pondok, juga tuanku Yoab dan hamba-hamba tuanku sendiri berkemah di padang; masakan aku pulang ke rumahku untuk makan minum dan tidur dengan isteriku? Demi hidupmu dan demi nyawamu, aku takkan melakukan hal itu!” Kata Daud kepada Uria: “Tinggallah hari ini di sini. Besok aku akan melepas engkau pergi.” Jadi Uria tinggal di Yerusalem pada hari itu. Keesokan harinya Daud memanggil dia untuk makan dan minum dengan dia, dan Daud membuatnya mabuk. Pada waktu malam keluarlah Uria untuk berbaring tidur di tempat tidurnya, bersama-sama hamba-hamba tuannya. Ia tidak pergi ke rumahnya. Paginya Daud menulis surat kepada Yoab dan mengirimkannya dengan perantaraan Uria. Ditulisnya dalam surat itu, demikian: “Tempatkanlah Uria di barisan depan dalam pertempuran yang paling hebat, kemudian kamu mengundurkan diri dari padanya, supaya ia terbunuh mati.” Pada waktu Yoab mengepung kota Raba, ia menyuruh Uria pergi ke tempat yang diketahuinya ada lawan yang gagah perkasa. Ketika orang-orang kota itu keluar menyerang dan berperang melawan Yoab, maka gugurlah beberapa orang dari tentara, dari anak buah Daud; juga Uria, orang Het itu, mati. Kemudian Yoab menyuruh orang memberitahukan kepada Daud jalannya pertempuran itu. Ia memerintahkan kepada suruhan itu, demikian: “Jika engkau sudah selesai mengabarkan jalannya pertempuran itu kepada raja, dan jikalau raja menjadi geram dan berkata kepadamu: Mengapa kamu demikian dekat ke kota itu untuk berperang? Tidakkah kamu tahu, bahwa orang akan memanah dari atas tembok? Siapakah yang menewaskan Abimelekh bin Yerubeset? Bukankah seorang perempuan menimpakan batu kilangan kepadanya dari atas tembok, sehingga ia mati di Tebes? Mengapa kamu demikian dekat ke tembok itu? —maka haruslah engkau berkata: Juga hambamu Uria, orang Het itu, sudah mati.” Lalu pergilah suruhan itu dan sesampainya ia memberitahukan kepada Daud segala yang diperintahkan Yoab kepadanya. Suruhan itu berkata kepada Daud: “Orang-orang itu lebih kuat dari pada kami dan keluar menyerang kami di padang. Tetapi kami mendesak mereka kembali sampai ke lobang pintu gerbang. Pada waktu itu pemanah-pemanah menembak kepada hamba-hambamu dari atas tembok, sehingga beberapa dari hamba raja mati; juga hambamu Uria, orang Het itu, sudah mati.” Kemudian berkatalah Daud kepada suruhan itu: “Beginilah kaukatakan kepada Yoab: Janganlah sebal hatimu karena perkara ini, sebab sudah biasa pedang makan orang ini atau orang itu. Sebab itu perhebatlah seranganmu terhadap kota itu dan runtuhkanlah itu. Demikianlah kau harus kuatkan hatinya!” Ketika didengar isteri Uria, bahwa Uria, suaminya, sudah mati, maka merataplah ia karena kematian suaminya itu. Setelah lewat waktu berkabung, maka Daud menyuruh membawa perempuan itu ke rumahnya. Perempuan itu menjadi isterinya dan melahirkan seorang anak laki-laki baginya. Tetapi hal yang telah dilakukan Daud itu adalah jahat di mata Tuhan. (II Samuel 11:2-27).

4.     Nabi Daud tidur dengan perawan yang masih muda
             Raja Daud telah tua dan lanjut umurnya, dan biarpun ia diselimuti, badannya tetap dingin. Lalu para pegawainya berkata kepadanya: “Hendaklah dicari bagi tuanku raja seorang perawan yang muda, untuk melayani dan merawat raja; biarlah ia berbaring di pangkuanmu, sehingga badan tuanku raja menjadi panas”. Maka di seluruh daerah Israel dicarilah seorang gadis yang cantik, dan didapatlah Abisag, gadis Sunem, lalu dibawa kepada raja” (I Raja-raja 1:1-3).

5.     Nabi Yakub bekerja sama dengan ibu kandungnya untuk membohongi dan menipu ayah kandungnya (lihat: Kejadian 27:1-46).

6.     Yehuda (putra Nabi Yakub) menghamili menantunya sendiri
             Ketika dikabarkan kepada Tamar: “Bapak mertuamu sedang di jalan ke Timna untuk menggunting bulu domba-dombanya,” maka ditanggalkan­nya­lah pakaian kejandaannya, ia bertelekung dan berselubung, lalu pergi duduk di pintu masuk ke Enaim yang di jalan ke Timna, karena dilihatnya, bahwa Syela telah menjadi besar, dan dia tidak diberikan juga kepada Syela itu untuk menjadi istrinya. Ketika Yehuda melihat dia, disangkanyalah dia seorang perempuan sundal, karena ia menutupi mukanya. Lalu berpalinglah Yehuda mendapatkan perempuan yang di pinggir jalan itu serta berkata: “Marilah, aku mau menghampiri engkau,” sebab ia tidak tahu, bahwa perempuan itu menantunya. Tanya perempuan itu: “Apakah yang akan kauberikan kepadaku, jika engkau menghampiri aku?” Jawabnya: “Aku akan mengirimkan kepadamu seekor anak kambing dari kambing dombaku.” Kata perempuan itu: “Asal engkau memberikan tanggungannya, sampai engkau mengirimkannya kepadaku.” Tanyanya: “Apakah tanggungan yang harus kuberikan kepadamu?” Jawab perempuan itu: “Cap meteraimu serta kalungmu dan tongkat yang ada di tanganmu itu.” Lalu diberikannyalah semuanya itu kepadanya, maka ia menghampirinya. Perempuan itu mengandung dari pada mertuanya. Bangunlah perempuan itu, lalu pergi, ditanggalkannya telekungnya dan dikenakannya pula pakaian kejandaannya. (Kejadian 38:13-19).

7.     Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayahnya sendiri
             Lalu jawab Ahitofel kepada Absalom: “Hampirilah gundik-gundik ayahmu yang ditinggalkannya untuk menunggui istana. Apabila seluruh Israel mendengar, bahwa engkau telah membuat dirimu dibenci oleh ayahmu, maka segala orang yang menyertai engkau, akan dikuatkan hatinya”. Maka dibentangkanlah kemah bagi Absalom di atas sotoh, lalu Absalom menghampiri gundik-gundik ayahnya di depan mata seluruh Israel. Pada waktu itu nasihat yang diberikan Ahitofel adalah sama dengan petunjuk yang dimintakan daripada Allah; demikianlah dinilai setiap nasihat Ahitofel, baik oleh Daud maupun oleh Absalom” (II Samuel 16:21-23).

8.     Amnon (putra Nabi Daud) memperkosa saudara perempuannya
             Lalu Daud menyuruh orang kepada Tamar, ke rumahnya, dengan pesan: “Pergilah ke rumah Amnon, kakakmu dan sediakanlah makanan baginya.” Maka Tamar pergi ke rumah Amnon, kakaknya, yang sedang berbaring-baring, lalu anak perempuan itu mengambil adonan, meremasnya dan membuat kue di depan ma­tanya, kemudian dibakarnya kue itu. Sesudah itu gadis itu meng­ambil kuali dan mengeluarkan isinya di depan Amnon, tetapi ia tidak mau makan. Berkatalah Amnon: “Suruhlah setiap orang keluar meninggalkan aku.” Lalu keluarlah setiap orang meninggalkan dia. Lalu berkatalah Amnon kepada Tamar: “Bawalah makanan itu ke dalam kamar, supaya aku memakannya dari tanganmu.” Tamar mengambil kue yang disediakannya itu, lalu membawanya kepada Amnon, kakaknya, ke dalam kamar. Ketika gadis itu menghidang­kannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: “Marilah tidur dengan aku, adikku.” Tetapi gadis itu berkata kepadanya: “Tidak kakakku, jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu. Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu.” Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat daripadanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia. (II Samuel 13:7-14).

9.     Ruben (putra tertua Nabi Yakub) melakukan hubungan seks dengan Bilha, gundik ayahnya sendiri
         Ketika Israel diam di negeri ini, terjadilah bahwa Ruben sampai tidur dengan Bilha, gundik ayahnya, dan kedengaranlah hal itu kepada Israel (Kejadian 35:22).

10.   Nabi Sulaiman (Salomo) tidak taat kepada Tuhankarena lebih mencintai 700 istri dan menyimpan 300 gundik
         “Salomo mempunyai tujuh ratus istri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik; istri-istrinya itu menarik hatinya dari pada Tuhan” (I Raja-raja 11:3).

11.   Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas
             Lalu berkatalah Harun kepada mereka: “Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku”. Lalu seluruh bangsa itu menanggalkan anting-anting emas yang ada pada telinga mereka dan membawanya kepada Harun. Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: “Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!” (Keluaran 32:2-4).

12.   Nabi Isa (Yesus) orang bodoh, idiot, dan emosional
         “Keesokan harinya sesudah Yesus dan kedua belas muridnya meninggalkan Betania, Yesus merasa lapar. Dan dari jauh ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu ia tiba di situ, Yesus tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka katanya kepada pohon itu: “Jangan lagi seorangpun makan buahmu selama-lamanya!” Dan murid-muridnyapun mendengarnya” (Markus 11:12-14; bandingkan: Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10).

Ayat-ayat Porno (Cabul) dalam Alkitab (Bibel)

1.     Ulangan 23:1-2
         Orang yang hancur buah pelirnya atau yang terpotong kemaluannya, janganlah masuk jemaah Tuhan. Seorang anak haram janganlah masuk jemaah Tuhan, bahkan keturunannya yang kesepuluhpun tidak boleh masuk jemaah Tuhan.

2.     Hosea 3:1 (BIS)
         Berfirmanlah Tuhan kepadaku: “Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti Tuhan juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis.
         Benarkah Tuhan menyuruh Nabi Hosea untuk mencintai pelacur dan pezinah? Bila seorang nabi diperintah Tuhan untuk mencintai pelacur, bagaimana rusaknya umat yang dibimbingnya?
         Jika benar bahwa Tuhan pernah menyuruh nabi-Nya untuk mencintai pelacur, semua laki-laki akan rebutan menjadi nabi. Dan, semua wanita akan rebutan untuk menjadi pelacur, supaya dicintai oleh nabi Allah.

3.     Hosea 2:19 (BIS)
         Aku akan menjadikan engkau istri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau istri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang (TB, LAI 1994).
         Israel, engkau akan Kujadikan istri-Ku, istri yang sah untuk selamanya. Engkau akan Kukasihani dan Kucintai selalu; Aku akan berlaku jujur dan setia (BIS, LAI 1994).

4.     Kidung Agung 4:1-7 (puisi erotis)
         Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau!
         Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu.
         Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead.
         Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.
         Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu.
         Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.
         Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata. Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya.
         Seperti dua anak rusa buah dadamu, seperti anak kembar kijang yang tengah makan rumput di tengah-tengah bunga bakung.
         Sebelum angin senja berembus dan bayang-bayang menghilang, aku ingin pergi ke gunung mur dan ke bukit kemenyan.
         Engkau cantik sekali, manisku, tak ada cacat cela padamu.

5.     Kidung Agung 7:6-13 (puisi Kenikmatan Cinta)
         Betapa cantik, betapa jelita engkau, hai tercinta di antara segala yang disenangi.
         Sosok tubuhmu seumpama pohon korma dan buah dadamu gugusannya. Aku ingin memanjat pohon korma itu dan memegang gugusan-gugusannya.
         Kiranya buah dadamu seperti gugusan anggur dan nafas hidungmu seperti buah apel.
         Kata-katamu manis bagaikan anggur!” Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!
         Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.
         Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!
         Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga!
         Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!

6.     Yehezkiel 23:1-21
             Datanglah firman Tuhan kepadaku: “Hai anak manusia, ada dua orang perempuan, anak dari satu ibu. Mereka bersundal di Mesir, mereka bersundal pada masa mudanya; di sana susunya dijamah-jamah dan dada keperawanannya dipegang-pegang. Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan anak-anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem….Oholiba, ia lebih berahi lagi dan persundalannya melebihi lagi dari kakaknya. Ia berahi kepada orang Asyur, kepada bupati-bupati dan penguasa-penguasa, kepada pahlawan-pahlawan perang yang pakaiannya sangat sempurna, kepada pasukan kuda, semuanya pemuda yang ganteng. Aku melihat bahwa ia menajiskan diri; kelakuan mereka berdua adalah sama. Bahkan, ia menambah persundalan­nya lagi: ia melihat laki-laki yang terukir pada dinding, gambar orang-orang Kasdim, diukir dalam warna linggam, pinggang­nya diikat dengan ikat pinggang, kepalanya memakai serban yang berjuntai, semuanya kelihatan seperti perwira, yang menyerupai orang Babel dari Kasdim, tanah kelahiran mereka. Segera sesudah kelihatan oleh matanya ia berahi kepada mereka dan me­ngirim suruhan kepada mereka ke tanah Kasdim. Maka orang Babel datang kepadanya menikmati tempat tidur percintaan dan menajiskan dia dengan persundalan mereka; sesudah ia menjadi najis oleh mereka, ia meronta dari mereka. Oleh karena ia melakukan persundalannya dengan terang-terangan dan memperlihatkan sendiri auratnya, maka Aku menjauhkan diri karena jijik dari padanya, seperti Aku menjauhkan diri dari adiknya. Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada masa mudanya, waktu ia bersundal di tanah Mesir. Ia berahi kepada kawan-kawannya bersundal, yang auratnya seperti aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda. Engkau menginginkan kemesuman masa mudamu, waktu orang Mesir memegang-megang dadamu dan menjamah-jamah susu kegadisanmu.

7.     Yehezkiel 16:22-38
             Dalam segala perbuatan-perbuatanmu yang keji dan persundalanmu itu engkau tidak teringat lagi kepada masa mudamu, waktu engkau telanjang bugil sambil menendang-nendang dengan kakimu dalam lumuran darahmu. Dan sesudah segala kejahatanmu itu—celaka, celakalah engkau! Demikianlah firman Tuhan Allah— Engkau membangun bagimu tempat yang tinggi dan membuat bagimu bukit pengorbanan di tiap-tiap tanah lapang. Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pe­ngorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, se­hingga persundalanmu bertambah-tambah. Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga persundalanmu bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku. Lihat, Aku telah melawan engkau dan telah mengurangi bagianmu dan menyerahkan engkau kepada kesewenang-wenangan orang-orang yang membenci engkau, yaitu perempuan-perempuan Filistin, yang merasa malu melihat tingkah lakumu yang mesum itu. Engkau bersundal juga dengan orang Asyur, oleh karena engkau belum merasa puas; ya, engkau bersundal dengan mereka, tetapi masih belum merasa puas. Engkau memperbanyak lagi persundalanmu dengan negeri perdagangan Kasdim, tetapi dengan itu juga engkau belum merasa puas. Betapa besar hawa nafsumu itu, demikianlah firman Tuhan Allah, engkau yang melakukan segala-galanya ini, yaitu perbuatan seorang perempuan sundal jahanam, yang membangun tempatmu yang tinggi pada setiap persimpang­an jalan dan membuat bukit pengorbananmu di tiap-tiap tanah lapang. Tetapi engkau tidak seperti sundal biasa, oleh karena eng­kau menolak upah sundal. Hai istri yang berzinah, yang memeluk orang-orang lain ganti suaminya sendiri. Kepada semua perempuan sundal orang memberi upah, tetapi engkau sebaliknya, engkau yang memberi hadiah umpan kepada semua yang mencintai engkau sebagai bujukan, supaya mereka dari sekitarmu datang kepadamu untuk bersundal. Maka dalam persundalanmu engkau adalah kebalikan dari perempuan-perempuan yang lain; bukan orang yang mengejar eng­kau hendak bersundal; tetapi engkau yang memberi upah persundalan, sedang engkau tidak diberi apa-apa; itulah kebalikannya pa­damu. Oleh karena itu, hai perempuan sundal, dengarkanlah firman Tuhan! Beginilah firman Tuhan Allah: Oleh karena engkau menghamburkan kemesumanmu dan auratmu disingkapkan dalam persundalanmu dengan orang yang mencintaimu dan dengan berhala-berhalamu yang keji dan oleh karena darah anak-anakmu yang engkau persembahkan kepada mereka, sungguh, oleh karena itu Aku akan mengumpulkan semua kekasih­mu, yaitu yang merayu hatimu, baik yang engkau cintai maupun yang engkau benci; Aku akan mengumpulkan mereka dari sekitarmu untuk melawan engkau dan Aku (Tuhan) akan menyingkapkan auratmu di hadapan mereka, sehingga mereka melihat seluruh kemaluanmu. Aku akan menghakimi engkau seperti orang menghakimi perempuan-perempuan yang berzinah dan yang menumpahkan darah dan Aku (Tuhan) akan melampiaskan atasmu murka dan cemburuan-Ku.

8.     Kejadian 38:8-9 (asal usul onani)
         Lalu berkatalah Yehuda kepada Onan: “Hampirilah istri kakakmu itu, kawinlah dengan dia sebagai ganti kakakmu dan bangkitkanlah keturunan bagi kakakmu.” Tetapi Onan tahu, bahwa bukan ia yang empunya keturunannya nanti, sebab itu setiap kali ia menghampiri istri kakaknya itu, ia membiarkan maninya terbuang, supaya ia jangan memberi keturunan kepada kakaknya.

Ayat-ayat Kontradiksi dalam Alkitab (Bibel)

I. Kontradiksi Perjanjian lama
1.     Siapa saja para budak di bait Allah ???
         Ezra 2: 43-54                              Nehemia 7: 46-56               
         1.    bani Ziha                             1.      bani Ziha
         2.    bani Hasufa                        2.      bani Hasufa
         3.    bani Tabaot                        3.      bani Tabaot
         4.    bani Keros                           4.      bani Keros
         5.    bani Siaha                           5.      bani Sia
         6.    bani Padon                          6.      bani Padon
         7.    bani Lebana                        7.      bani Lebana
         8.    bani Hagaba                       8.      bani Hagaba
         9.    bani Akub                            ……….......…..
         10.  bani Hagab                         ………….........
         11.  bani Samlai                         9.      bani Salmai
         12.  bani Hanan                         10.   bani Hanan
         13.  bani Gidel                            11.   bani Gidel
         14.  bani Gahar                          12.   bani Gahar
         15.  bani Reaya                          13.   bani Reaya
         16.  bani Rezin                           14.   bani Rezin
         17.  bani Nekoda                       15.   bani Neko
         18.  bani Gazam                        16.   bani Gazam
         19.  bani Uza                              17.   bani Uza
         20.  bani Paseah                         18.   bani Paseah;
         21.  bani Besai                            19.   bani Besai
         22.  bani Asna                            ……….......…..
         23.  bani Meunim                      20.   bani Meunim
         24.  bani Nefusim                      21.   bani Nefusim
         25.  bani Bakbuk                       22.   bani Bakb
         26.  bani Hakufa                       23.   bani Haku
         27.  bani Harhur                         24.   bani Harhur
         28.  bani Bazlut                         25.   bani Bazlit
         29.  bani Mehida                        26.   bani Mehida
         30.  bani Harsa                           27.   bani Harsa
         31.  bani Barkos                         28.   bani Barkos
         32.  bani Sisera                           29.   bani Sisera
         33.  bani Temah                         30.   bani Temah
         34.  bani Neziah                         31.   bani Neziah
         35.  bani Hatifa                          32.   bani Hatifa. 

2.     Siapa saja anak-anak Benyamin? Berapakah anak Benyamin, sepuluh, lima ataukah tiga?
Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher, Asybel, Gera, Naaman, Ehi, Rosh, Mupim, Hupim dan Ared (Kejadian 46: 21).
Bani Benyamin, menurut kaum mereka, ialah: dari Bela kaum orang Bela; dari Asybel kaum orang Asybel; dari Ahiram kaum orang Ahiram; dari Sefufam kaum orang Sefufam dan dari Hufam kaum orang Hufam (Bilangan 26:38-39).
Anak-anak Benyamin ialah Bela, Bekher dan Yediael, tiga orang (I Tawarikh 7:6).
3.     Berapakah cucu Benyamin dari Bela, 5 ataukah 9 ?
Anak-anak Bela ialah Ezbon, Uzi, Uziel, Yerimot dan Iri, lima orang (I Tawarikh 7:7).
Anak-anak Bela ialah Adar, Gera, Abihud, Abisua, Naaman, Ahoah, Gera, Sefufan dan Huram (I Tawarikh 8:3-5).
4.     Siapa saja nama anak-anak Daud yang lahir di Yerusalem? Kenapa ada dua versi?
Inilah nama anak-anak yang lahir bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo, Yibhar, Elisua, Nefeg, Yafia,  Elisama, Elyada dan Elifelet (II Samuel 5: 14-16).
Inilah nama anak-anak yang lahir bagi dia di Yerusalem: Syamua, Sobab, Natan, Salomo, Yibhar, Elisua, Elpelet, Nogah, Nefeg, Yafia, Elisama, Beelyada dan Elifelet. (I Tawarikh 14: 4-7).
5.     Berapa pasukan berkuda tawanan Daud, 1.700 ataukah 7.000 pasukan?
Daud menawan dari padanya seribu tujuh ratus orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta (II Samuel 8: 4).
Daud merebut dari padanya seribu kereta, tujuh ribu orang pasukan berkuda dan dua puluh ribu orang pasukan berjalan kaki, lalu Daud menyuruh memotong urat keting segala kuda kereta, tetapi dengan meninggalkan seratus ekor kuda kereta (I Tawarikh 18: 4).
6.     Dari mana Daud mengambil banyak tembaga, Betah dan Berotai ataukah Tibhat dan Kun?
Dan dari Betah dan dari Berotai, yaitu kota-kotanya Hadadezer, raja Daud mengangkut amat banyak tembaga (II Samuel 8: 8).
Dan dari Tibhat dan dari Kun, yaitu kota-kotanya Hadadezer, Daud mengangkut amat banyak tembaga; dari padanya Salomo membuat “laut” tembaga, tiang-tiang dan perlengkapan tembaga (I Tawarikh 18: 8).
7.     Siapakah anak raja Hamat yang menghadap Daud, Yoram ataukah Hadoram?
Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daud telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer, maka Tou mengutus Yoram, anaknya, kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Yoram membawa barang-barang perak, emas dan tembaga (II Samuel 8: 9-10).
Ketika didengar Tou, raja Hamat, bahwa Daud telah memukul kalah seluruh tentara Hadadezer, raja Zoba, maka ia mengutus Hadoram, anaknya, kepada raja Daud untuk menyampaikan salam dan mengucapkan selamat kepadanya, karena ia telah berperang melawan Hadadezer dan memukul dia kalah, sebab Hadadezer sering memerangi Tou. Dan Hadoram membawa pelbagai barang-barang emas, perak dan tembaga (I Tawarikh 18: 9-10).
8.     Berapa kuda kereta yang dibunuh oleh Daud, 700 ekor ataukah 7.000 ekor? Siapakah panglima perang musuh Daud, Sobakh ataukah Sofakh? Yang ditewaskan oleh Daud, 40.000 pasukan berkuda ataukah 40.000 pasukan pejalan kaki?
Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ratus ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berkuda. Sobakh, panglima tentara mereka, dilukainya sedemikian, hingga ia mati di sana (II Samuel 10: 18).
Tetapi orang Aram itu lari dari hadapan orang Israel, dan Daud membunuh dari orang Aram itu tujuh ribu ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang pasukan berjalan kaki; juga Sofakh, panglima tentara itu, dibunuhnya (I Tawarikh 19: 18).
9.     Siapakah yang menyuruh Daud untuk menghitung orang Israel, Tuhan ataukah Iblis?
Bangkitlah pula murka Tuhan terhadap orang Israel; Ia menghasut Daud melawan mereka, firman-Nya: “Pergilah, hitunglah orang Israel dan orang Yehuda (II Samuel 24: 1).
Iblis bangkit melawan orang Israel dan ia membujuk Daud untuk menghitung orang Israel (I Tawarikh 21: 1).
10.  Berapakah rakyat Daud yang dapat memegang pedang, 800.000 atau 1.100.000 orang? Berapakah orang Yahudi yang dapat memegang pedang, 500.000 atau 470.000 orang?
Lalu Yoab memberitahukan kepada raja hasil pendaftaran rakyat. Orang Israel ada delapan ratus ribu orang perangnya yang dapat memegang pedang; dan orang Yehuda ada lima ratus ribu (II Samuel 24: 9).
Lalu Yoab memberitahukan kepada Daud hasil pendaftaran rakyat. Di antara seluruh orang Israel ada sejuta seratus ribu orang yang dapat memegang pedang, dan orang Yehuda ada empat ratus tujuh puluh ribu orang yang dapat memegang pedang (I Tawarikh 21: 5).
11.  Berapa lama Yoyakhin menjadi raja di Yerusalem, 3 bulan ataukah 3 bulan 10 hari?
Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Nehusta binti Elnatan, dari Yerusalem (II Raja-raja 24: 8).
Yoyakhin berumur delapan belas tahun pada waktu ia menjadi raja dan tiga bulan sepuluh hari lamanya ia memerintah di Yerusalem. Ia melakukan apa yang jahat di mata Tuhan (II Tawarikh 36: 9).
12.  Siapakah sekretaris Daud, Sausa ataukah Seraya?
Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; Sausa menjadi panitera (I Tawarikh 18: 16).
Zadok bin Ahitub dan Ahimelekh bin Abyatar menjadi imam; Seraya menjadi panitera negara (II Samuel 8: 17).
13.  Berapa mandor yang dimiliki oleh Daud, 3.300 ataukah 3.600 mandor?
Dan Salomo mengerahkan tujuh puluh ribu kuli, delapan puluh ribu tukang pahat di pegunungan, dan tiga ribu enam ratus mandor untuk mengawasi mereka itu (II Tawarikh 2: 2).
Lagipula Salomo mempunyai tujuh puluh ribu kuli dan delapan puluh ribu tukang pahat di pegunungan. Belum terhitung para mandor kepala Salomo yang mengepalai pekerjaan itu, yakni tiga ribu tiga ratus orang banyaknya, yang mengawasi rakyat yang mengerjakan pekerjaan itu (I Raja-raja 5: 16).
14.  Siapakah pahlawan pengiring Daud, Yasolam ataukah Isybal? 300 ataukah 800?
Inilah daftar para pahlawan yang mengiringi Daud: Yasobam bin Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan tiga ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran (I Tawarikh 11:11).
Inilah nama para pahlawan yang mengiringi Daud: Isybaal, orang Hakhmoni, kepala triwira; ia mengayunkan tombaknya melawan delapan ratus orang yang tertikam mati dalam satu pertempuran (II Samuel 23:8).

II.    Kontradiksi Perjanjian Baru

1.     Yesus memberikan Tanda atau tidak?
Þ     Yesus hanya memberikan satu tanda
         Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka. Tetapi jawab Yesus: “Pada petang hari karena langit merah, kamu berkata: Hari akan cerah, dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak. Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus”. Lalu Yesus meninggalkan mereka dan pergi. (Matius 16:1-4).
Þ     Yesus tidak memberikan satu tanda apa pun
         Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai dia mereka meminta dari padanya suatu tanda dari sorga. Maka mengeluhlah ia dalam hatinya dan berkata:  “Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda”. ia meninggalkan mereka; ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang (Markus 8:11-13).

2.     Siapakah kakeknya Yesus?
Þ     Yesus adalah cucu Yakub
         Yakub memperanakkan Yusuf, suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus (Matius 1:16).
Þ     Yesus adalah cucu Eli
         Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, ia adalah anak Yusuf, anak Eli (Lukas 3:23).

3.     Hukum Taurat berlaku atau tidak?
Þ     Hukum Taurat berlaku selama-lamanya
         Karena aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi (Matius 5:18).
Þ     Hukum Taurat berlaku sampai zaman Yohanes
         Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes (Lukas 16:16).

4.     Yesus menghapus Taurat atau tidak?
Þ     Yesus tidak menghapus Hukum Taurat
         Janganlah kamu menyangka, bahwa aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya (Matius 5:17).
Þ     Yesus menghapus Taurat
         Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib! (Galatia 3:13).

5.     Syariat sunat/khitan berguna atau tidak?
Þ     Yesus disunat karena khitan itu penting
         Dan ketika genap delapan hari dan ia harus disunatkan, ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum ia dikandung ibunya (Lukas 2:21).
Þ     Syariat sunat tidak ada gunanya
         Sesungguhnya aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu (Galatia 5:2).

6.     Bersunat itu wajib atau sia-sia?
Þ     Bersunat itu tidak ada artinya
         Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya, tetapi menjadi ciptaan baru, itulah yang ada artinya (Galatia 6:15).
Þ     Bersunat itu wajib, yang tidak bersunat harus dilenyapkan
         Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku. (Kejadian 17:10-14).

7.     Siapakah yang memikul salib ke Golgota?
Þ     Simon dari Kirene yang memikul salib
         Ketika mereka membawa Yesus, mereka menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib itu di atas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus (Lukas 23:26).
Þ     Yesus sendiri yang memikul salib
         Akhirnya Pilatus menyerahkan Yesus kepada mereka untuk disalibkan. Mereka menerima Yesus. Sambil memikul salibnya ia pergi ke luar ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota. (Yohanes 19:16-17).

8.     Tuhan bisa dilihat atau tidak?
Þ     Allah tidak bisa dilihat
         Tidak seorang pun yang pernah melihat Allah; tetapi anak tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, dialah yang menyatakan-Nya (Yohanes 1:18).
Þ     Wajah Allah bisa dilihat dengan jelas
         Kemudian Tuhan menampakkan diri kepada Abraham dekat pohon tarbantin di Mamre, sedang ia duduk di pintu kemahnya waktu hari panas terik (Kejadian 18:1).
         Yakub menamai tempat itu Pniel, sebab katanya: “Aku telah melihat Allah berhadapan muka, tetapi nyawaku tertolong” (Kejadian 32:30).
9.     Membawa tongkat atau tidak?
Þ     Tidak boleh membawa apapun, termasuk tongkat
         Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya (Matius 10:10).
Þ     hanya tongkat yang boleh dibawa
         Yesus berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan (Markus 6:8).
10.   Yesus itu Juru Selamat ataukah biang onar?
Þ     Yesus adalah Juru Selamat
         Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia (Yohanes 3:17).
Þ     Yesus adalah biang onar
         Jangan kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. Sebab aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya (Matius 10:34-36).
11.   Yesus pengasih atau pembenci?
Þ     Yesus pengasih
         Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan aku, aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu (Lukas 6:27).
Þ     Yesus pembenci
         Jikalau seorang datang kepadaku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridku (Lukas 14:26).

Sebetulnya masih sangat banyak, bahkan terlalu banyak sekali koleksi ayat-ayat kontradiksi dalam Bibel. Kalau semuanya dimuat, maka buku ini semakin tebal. Maka untuk menghemat ruang agar tidak membosankan, ayat-ayat tersebut sudah cukup untuk membuktikan bahwa Bibel itu tidak murni seratus persen firman Allah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Ternyata bukan orang Islam pelaku WTC 11 Sept 2001

TIM FAKTA (Forum Anti Gerakan Pemurtadan)

TIM FAKTA adalah organisasi yang bergerak dalam mengantisipasi pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen terhadap orang-orang Islam. Kristenisasi bukan rahasia lagi, karena Kristenisasi merupakan kegiatan yang diperintahkan oleh alkitab dan gereja kepada umatnya untuk memurtadkan umat Islam agar masuk kedalam agama Kristen, dan ini terjadi diseluruh dunia Islam, khususnya di Indonesia. TIM FAKTA, sudah banyak menyelamatkan orang-orang Islam yang dimurtadkan kemudian sadar dan kembali ke ajaran Islam lagi setelah melalui dialog, diskusi, atau dengan cara rukyah apabila yang dimurtadkan lewat sihir. Memang tantangan bagi TIM FAKTA tidak ringan, sangat berat! tapi ini merupakan tugas kita bersama untuk menyelamatkan saudara-saudara kita seiman dari pemurtadan yang dilakukan oleh umat Kristen. Selain itu, TIM FAKTA juga konsen dengan gerakan serupa yang tujuannya untuk mendangkalkan aqidah umat Islam seperti yang dilakukan oleh Jaringan Islam Libral, dan faham-faham sesat lainnya. Semoga Allah selalu meridho'i jalan yang kami tempuh untuk menegakan kalimah yang benar/hak yaitu "TIDAK ADA TUHAN KECUALI ALLAH"

(Tulisan TIM FAKTA bisa dibaca di majalah Islam "Sabili" artikel "Bimbingan Tauhid")
TIM FAKTA Melayani Diskusi, Dialog dan Konsultasi Agama. Kontak Pengasuh: 0818844393, 081314416666, 08165425227, 08179970066, 08158338083, 081383384433, email: timfakta@yahoo.com - timfakta@gmail.com. Dompet Anti Pemurtadan: Bank Muamalat no. rek.305.1959.422 an. FAKTA. dan Bank BCA no. rek. 1661.804.888 an. Abud Syihabuddin

SALURKAN INFAQ ANDA

INFAQ PEDULI AL AQSHA (Palestina)
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cabang SLIPI
No. Rek. 311.01856.22 an. Nurdin QQ. KISPA

INFAQ "KISPA PEDULI NEGERI"
Khusus Membantu Korban Bencana DI INDONESIA
Bank Muamalat Indonesia (BMI) Cab. Fatmawati
No. Rek. 911.05871.99 an. Andi Syafuddin QQ KISPA.

INFAQ OPERASIONAL RELAWAN KEMANUSIAAN KISPA
Khusus untuk Pengiriman Bantuan Rakyat Palestina
Bank Syariah Mandiri (BSM) Kantor Kas Cililitan
no. 116 70246 96 an. Muhendri

"INFAQ DUNIA ISLAM" KISPA
Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Tanah Abang
No. Rek. 2640024043 an. Dasrial

AGAMA YANG DITERIMA ALLAH HANYA ISLAM

QS.3 Ali Imran:85. Barangsiapa mencari agama selain Islam, maka SEKALI-KALI TIDAKLAH AKAN DITERIMA DARINYA, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi . QS.3 Ali Imran:19. Sesungguhnya agama disisi Allah HANYALAH ISLAM. QS.3 Ali Imran:102. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam . QS.2 Baqarah:132 ..."Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam ".
Design by Blogger Islamic Template